Tiga Pencuri Kabel LRT Palembang Ditangkap, Satu Ditembak - Kompas.com

Tiga Pencuri Kabel LRT Palembang Ditangkap, Satu Ditembak

Kompas.com - 13/07/2018, 08:33 WIB
Tiga tersangka pencurian kabel LRT Palembang, saat berada di Polda Sumatera Selatan, Kamis (12/7/2018)KOMPAS.com/ Aji YK Putra Tiga tersangka pencurian kabel LRT Palembang, saat berada di Polda Sumatera Selatan, Kamis (12/7/2018)

PALEMBANG, KOMPAS.com - Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan menangkap tiga orang pelaku pencurian kabel Light Rail Transit ( LRT) Palembang.

Dari tiga tersangka tersebut, Ucok (40) ditembak polisi lantaran mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap. Selain ucok, Zainudin (41) serta Bambang Sugianto (45) juga telah ditangkap petugas dengan barang bukti kabel LRT yang belum sempat dijual.

Dari pengakuan Zainudin otak dari pelaku pencurian itu mengatakan, dia nekat mencuri kabel tersebut dikarenakan PT BICC Citra KSI yang merupakan perusahaan penyedia kabel LRT dan PLN tak membayarkan gaji sejak 3,5 tahun lalu.

Karena membutuhkan uang, Zainudin mengajak dua rekannya Bambang dan Ucok untuk mencuri.

Baca juga: Dua Pencuri Kabel Lampu Jalan di Pekanbaru Diciduk Polisi 

“Selama tidak menerima gaji, saya kerja sambilan ngojek, tapi tetap tidak cukup untuk keluarga. Alasan perusahaan tidak bayar gaji, katanya proyek mandek,” kata Zainudin di Polda Sumsel, Kamis (12/7/2018).

Zainudin akhirnya membuat rencana untuk menggondol kabel listrik LRT digudang  tempatnya bekerja, di Jalan Talang Keramat, Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Banyuasin, 6 Juni lalu sekitar pukul 16.00 Wib.

Mereka pun memotong kabel saluran kabel tingkat tinggi (SKTT) 150 kv yang dipergunakan untuk mendukung kelistrikan LRT Palembang sepanjang satu meter setiap beraksi.

Baca juga: Tim WFQR Lantamal III Tangkap 14 Orang Pencuri Kabel Bawah Laut

Sedikit demi sedikit, mereka mencuri hingga perusahaan kehilangan 400 meter kabel berdiameter 10 sentimeter tersebut.

 "Kami potong pakai gergaji besi. Setiap ngambil paling satu meter. Kami kupas ambil tembaganya. Satu meter itu kami jual Rp1,5 juta. Kami bagi rata Rp500.000 setiap orang," ujarnya Zainudin.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara menjelaskan, dari pencurian tersebut pihak perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 600juta.

Kejadian itu diketahui setelah dilakukan audit, dimana kabel sepanjang 400 meter telah hilang dicuri.

Baca juga: WNA Myanmar Tertangkap Basah Curi Kabel di Mal Milik Jusuf Kalla

“Setelah diselidiki ada keterlibatan orang dalam, sehingga kita langsung menangkap. Salah satu pelaku adalah karyawan, sementara dua lainnya adalah teman pelaku,” kata Yoga.

Yoga menambahkan, tersangka Ucok ditangkap dikawasan Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin. Bahkan, satu butir timah panas harus bersarang di kakinya karena mencoba kabur.

"Para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara," ujar Yoga.

Kompas TV Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Kabel Trafo di Probolinggo


Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X