Pensiun Terbang, Pesawat Tempur F-5 TNI AU Jadi Monomen di Alun-Alun Madiun - Kompas.com

Pensiun Terbang, Pesawat Tempur F-5 TNI AU Jadi Monomen di Alun-Alun Madiun

Kompas.com - 12/07/2018, 21:56 WIB
Personel Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi menyiapkan pesawat F-5 Tiger TS 1305, yang akan dipasang sebagai monumen di Alun-alun Mejayan, Kabupaten Madiun, Rabu (11/7/2018).KOMPAS.com/Penlanud Iswahjudi Personel Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi menyiapkan pesawat F-5 Tiger TS 1305, yang akan dipasang sebagai monumen di Alun-alun Mejayan, Kabupaten Madiun, Rabu (11/7/2018).

MADIUN, KOMPAS.comTNI AU menghibahkan satu unit pesawat tempur F-5 Tiger yang sudah purna tugas.

Pesawat tersebut dijadikan monumen di Alun-Alun Mejayan, Kabupaten Madiun, menyusul dipensiunkannya pesawat tempur buatan Amerika Serikat itu.

"Pendirian monumen pesawat 'F-5 Tiger' di Alun-alun Mejayan, Kabupaten Madiun agar bisa menginspirasi generasi muda di Madiun. Apalagi Madiun identik dengan TNI AU," ujar Danlanud Iswahjudi, Marsma TNI Samsul Rizal, Kamis (12/7/2018).

Sejak Mei 2016, berdasarkan telegram diputuskan, pimpinan TNI AU Nomor T/719/2016 tanggal 3 Mei 2016 tentang penghentian sementara pengoperasian (stop flying) seluruh pesawat F-5 E/F Tiger II Skadron Udara Lanud Iswahyudi.

Baca juga: Ular King Kobra Pematuk Rizky, Disimpan di Samping Tubuh Pemiliknya

 

Sejak saat itu penerbang tempur menghentikan operasional pesawat F-5 E/F Tiger II.

Samsul mengatakan, monumen pesawat tempur F-5 dipasang di jantung kota Kabupaten Madiun.

Penempatan monumen pesawat legendaris di Alun-alun Kabupaten Madiun bagian dari hasil pertemuan Kasau dengan Bupati Madiun, Muhtarom, beberapa bulan lalu. 

Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Royke Manusiwa mengatakan, bagian badan pesawat, ekor, dan sayap pesawat sudah dikirim dari Lanud Iswahjudi ke Alun-alun Mejayan, Kabupaten Madiun.

Pesawat ini nantinya akan berada di atas tanah dengan posisi seperti menyambar. 

Untuk diketahui, pesawat legendaris dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, pesawat tempur F-5-E/F Tiger II kini telah purna tugas setelah mengudara selama 35 tahun.

Panjangnya masa pengabdian pesawat F5-E/F Tiger II telah melahirkan pemimpin-pemimpin TNI AU dari dulu hingga sekarang.

Baca juga: China Kembangkan Teknologi Siluman untuk Pesawat Tempur Biasa

 

Pada saat kedatangannya 21 April 1980, gelombang pertama armada F-5 E/F Tiger II mulai tiba di Indonesia.

Sebanyak 8 dari 16 unit pesawat diangkut dengan menggunakan pesawat C-5A Galaxy milik Military Airlift Command USAF yang diterbangkan langsung dari Amerika Serikat. 

Sedangkan sisanya dikirim pada 5 Juli 1980. Selanjutnya pesawat dirakit kembali di Skadron Udara 14 dengan melibatkan teknisi dari TNI AU. 

Sejak kedatangan pertama kalinya di Indonesia, pesawat yang dijuluki 'Sang Macan' ini dilibatkan dalam sejumlah operasi dan latihan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mulai dari Operasi Panah di wilayah Aceh pada tahun 1990-1992, Operasi Elang Sakti XXI (Operasi Pengamanan Perbatasan NTT) tahun 1999, dan juga Operasi Oscar yang merupakan operasi pengamanan wilayah perairan.


Komentar

Terkini Lainnya

PT KCI: Sejumlah Seri Kartu E-Money Belum Bisa Terbaca di 'Gate' Stasiun KRL

PT KCI: Sejumlah Seri Kartu E-Money Belum Bisa Terbaca di "Gate" Stasiun KRL

Megapolitan
Bangunan Cagar Budaya yang Dirusak Pemiliknya Ternyata Buatan Bung Karno

Bangunan Cagar Budaya yang Dirusak Pemiliknya Ternyata Buatan Bung Karno

Regional
Saat Tertidur, Gendang Telinga Perempuan Ini Dilubangi Kecoa

Saat Tertidur, Gendang Telinga Perempuan Ini Dilubangi Kecoa

Internasional
PPP: Jika Gugatan Perindo Dikabulkan, Jangan Berasumsi Jokowi Pilih Jusuf Kalla

PPP: Jika Gugatan Perindo Dikabulkan, Jangan Berasumsi Jokowi Pilih Jusuf Kalla

Nasional
Ridwan Kamil Segel Bangunan Cagar Budaya yang Dibongkar Pemiliknya

Ridwan Kamil Segel Bangunan Cagar Budaya yang Dibongkar Pemiliknya

Regional
Dilarang MK, Pengurus Parpol yang Kini Anggota DPD Harus Mengundurkan Diri

Dilarang MK, Pengurus Parpol yang Kini Anggota DPD Harus Mengundurkan Diri

Nasional
Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Memuji Anak dengan Kata “Pintar”?

Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Memuji Anak dengan Kata “Pintar”?

Edukasi
Infografik: Logo Peringatan HUT RI di Era Pemerintahan Jokowi

Infografik: Logo Peringatan HUT RI di Era Pemerintahan Jokowi

Nasional
Menkumham: Saya Stres, Kejadian di Sukamiskin Memalukan

Menkumham: Saya Stres, Kejadian di Sukamiskin Memalukan

Nasional
Pembobol ATM di Depok Mengaku Sudah 2 Kali Beraksi

Pembobol ATM di Depok Mengaku Sudah 2 Kali Beraksi

Megapolitan
Seorang Ibu di Bekasi Cekik hingga Tewas Bayi yang Baru Dilahirkannya

Seorang Ibu di Bekasi Cekik hingga Tewas Bayi yang Baru Dilahirkannya

Megapolitan
Banting Temannya hingga Tewas, Seorang Pelajar Bunuh Diri

Banting Temannya hingga Tewas, Seorang Pelajar Bunuh Diri

Internasional
Posisi Perindo dalam Uji Materi soal Syarat Cawapres Dinilai Lemah

Posisi Perindo dalam Uji Materi soal Syarat Cawapres Dinilai Lemah

Nasional
Warga Bukit Duri Menang 'Class Action' soal Penggusuran di Tingkat Banding

Warga Bukit Duri Menang "Class Action" soal Penggusuran di Tingkat Banding

Megapolitan
E-Ticketing Sudah Normal, Penumpang KRL di Stasiun Juanda Masih Kebingungan

E-Ticketing Sudah Normal, Penumpang KRL di Stasiun Juanda Masih Kebingungan

Megapolitan

Close Ads X