Balai Karantina Nunukan Musnahkan 2,5 Ton Daging Ilegal dari Malaysia - Kompas.com

Balai Karantina Nunukan Musnahkan 2,5 Ton Daging Ilegal dari Malaysia

Kompas.com - 12/07/2018, 21:51 WIB
Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Wilayah Kerja Nunukan memusnahkan  2,5 ton daging ilegal dari Tawau Malaysia. Selain daging ilegal, lebih dari 300 batang bibit kelapa  sawit, sayur, dan 1 ton buah-buahan, serta obat-obatan untuk hewan dan tumbuhan ikut dimusnahkan.KOMPAS.com/SUKOCO Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Wilayah Kerja Nunukan memusnahkan 2,5 ton daging ilegal dari Tawau Malaysia. Selain daging ilegal, lebih dari 300 batang bibit kelapa sawit, sayur, dan 1 ton buah-buahan, serta obat-obatan untuk hewan dan tumbuhan ikut dimusnahkan.

NUNUKAN, KOMPAS.com – Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Wilayah Kerja Nunukan memusnahkan 2,5 ton daging ilegal dari Tawau Malaysia.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Wilayah Kerja Nunukan, Nuralim Kimin mengatakan, daging dari Tawau Malaysia dimusnaskan karena tidak dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dari pejabat berwenang di negara asal.

“Selain itu masuknya secara ilegal, berasal dari negara yang sedang berjangkit penyakit hewan menular dan tidak dilaporkan kepada petugas karantina,” ujar Nuralim, Kamis (12/7/2018).

Selain memusnahkan daging ilegal, pihaknya memusnahkan lebih dari 300 batang bibit kelapa sawit, sayur, dan 1 ton buah-buahan, serta obat-obatan untuk hewan dan tumbuhan.

Baca juga: Rizky Ahmad, Korban yang Dipatuk King Kobra, Akhirnya Dimakamkan

 

Daging ilegal, bibit tanaman, serta obat-obatan untuk hewan dan tumbuhan tersebut merupakan hasil operasi dari Oktober 2017 hingga Juni 2018.

“Selain daging ada bibit kepala sawit dan sayur-mayur dari Malaysia yang didatangkan tidak melalui temat pemasukan yang telah ditetapkan. Ada juga obat-obatan untuk hewan dan obat tanaman yang dimusnahkan,” imbuh Nuralim.

Daging ilegal dari Malaysia yang dimusnahkan dengan cara dibakar tersebut mulai menyebarkan bau busuk yang menyengat.

Tidak adanya fasilitas lemari pendingin di Balai Karantina membuat daging ilegal dari Malaysia mulai membusuk ketika dimusnahkan.

Kompas TV Penyitaan dilakukan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.


Komentar

Terkini Lainnya

PT KCI: Sejumlah Seri Kartu E-Money Belum Bisa Terbaca di 'Gate' Stasiun KRL

PT KCI: Sejumlah Seri Kartu E-Money Belum Bisa Terbaca di "Gate" Stasiun KRL

Megapolitan
Bangunan Cagar Budaya yang Dirusak Pemiliknya Ternyata Buatan Bung Karno

Bangunan Cagar Budaya yang Dirusak Pemiliknya Ternyata Buatan Bung Karno

Regional
Saat Tertidur, Gendang Telinga Perempuan Ini Dilubangi Kecoa

Saat Tertidur, Gendang Telinga Perempuan Ini Dilubangi Kecoa

Internasional
PPP: Jika Gugatan Perindo Dikabulkan, Jangan Berasumsi Jokowi Pilih Jusuf Kalla

PPP: Jika Gugatan Perindo Dikabulkan, Jangan Berasumsi Jokowi Pilih Jusuf Kalla

Nasional
Ridwan Kamil Segel Bangunan Cagar Budaya yang Dibongkar Pemiliknya

Ridwan Kamil Segel Bangunan Cagar Budaya yang Dibongkar Pemiliknya

Regional
Dilarang MK, Pengurus Parpol yang Kini Anggota DPD Harus Mengundurkan Diri

Dilarang MK, Pengurus Parpol yang Kini Anggota DPD Harus Mengundurkan Diri

Nasional
Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Memuji Anak dengan Kata “Pintar”?

Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Memuji Anak dengan Kata “Pintar”?

Edukasi
Infografik: Logo Peringatan HUT RI di Era Pemerintahan Jokowi

Infografik: Logo Peringatan HUT RI di Era Pemerintahan Jokowi

Nasional
Menkumham: Saya Stres, Kejadian di Sukamiskin Memalukan

Menkumham: Saya Stres, Kejadian di Sukamiskin Memalukan

Nasional
Pembobol ATM di Depok Mengaku Sudah 2 Kali Beraksi

Pembobol ATM di Depok Mengaku Sudah 2 Kali Beraksi

Megapolitan
Seorang Ibu di Bekasi Cekik hingga Tewas Bayi yang Baru Dilahirkannya

Seorang Ibu di Bekasi Cekik hingga Tewas Bayi yang Baru Dilahirkannya

Megapolitan
Banting Temannya hingga Tewas, Seorang Pelajar Bunuh Diri

Banting Temannya hingga Tewas, Seorang Pelajar Bunuh Diri

Internasional
Posisi Perindo dalam Uji Materi soal Syarat Cawapres Dinilai Lemah

Posisi Perindo dalam Uji Materi soal Syarat Cawapres Dinilai Lemah

Nasional
Warga Bukit Duri Menang 'Class Action' soal Penggusuran di Tingkat Banding

Warga Bukit Duri Menang "Class Action" soal Penggusuran di Tingkat Banding

Megapolitan
E-Ticketing Sudah Normal, Penumpang KRL di Stasiun Juanda Masih Kebingungan

E-Ticketing Sudah Normal, Penumpang KRL di Stasiun Juanda Masih Kebingungan

Megapolitan

Close Ads X