Banjir, Ratusan Siswa di Konawe Selatan Pergi Sekolah Gunakan Rakit - Kompas.com

Banjir, Ratusan Siswa di Konawe Selatan Pergi Sekolah Gunakan Rakit

Kompas.com - 11/07/2018, 19:26 WIB
Siswa SMA 14 Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra, terpaksa mengunakan rakit darurat untuk sampai ke sekolah karena jalan putus akibat banjir. KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI Siswa SMA 14 Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra, terpaksa mengunakan rakit darurat untuk sampai ke sekolah karena jalan putus akibat banjir.

KENDARI, KOMPAS.com - Ratusan siswa SDN 7 Ranomeeto Barat dan SMA 14 Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), terpaksa  menerobos banjir dengan menggunakan rakit darurat ke sekolah, Rabu (11/7/2018).

Pasalnya, akses jalan menuju ke sekolah mereka antara Desa Boro-boro, Lameuru menuju Desa Laikandonga putus total akibat banjir setinggi tujuh meter.

Rakit darurat itu sengaja dibuat warga sekitar untuk mengantar para siswa ke sekolah mereka.

Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga hari. Beruntung masih ada guru yang prihatin dan setia mendampingi siswanya saat melakukan penyeberangan ke sekolah.

Baca juga: Rizky Tewas Dipatuk Ular King Kobra yang Ditolongnya Saat Banjir

Bahkan salah seorang siswa, Irfan, terpaksa melepaskan pakaian seragam, ketika  menyeberangi banjir.

"Saya takut kalau nanti pakaianku basah terkena air sungai. Jadi tiba di seberangan baru saya pakai baju sekolahku," tutur Irfan.

Hal serupa juga dikatakan Pitier, salah seorang guru SDN 7 Ranomeeto Barat.

"Terpaksa kita harus memakai rakit darurat ini untuk menyeberangkan 108 siswanya, agar bisa ikut belajar di sekolah," ungkapnya.

Banjir yang melanda Kecamatan Ranomeeto Barat ini terjadi akibat hujan deras selama sepekan terakhir, dan hingga kini kondisi air belum juga surut.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Konawe Selatan memberikan bantuan satu unit perahu fiber untuk para siswa melintasi banjir demi menuju sekolah. 


Terkini Lainnya


Close Ads X