Kepergok Curi Aki Truk, Seorang Pria Babak Belùr Dihakimi Warga

Kompas.com - 02/07/2018, 20:38 WIB
Pencuri mobil. ShutterstockPencuri mobil.

BONE, KOMPAS.com - Seorang pria di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan kritis diamuk warga setelah kepergok mencuri aki truk.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi pelaku dan melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku yang berhasil melarikan diri.

Peristiwa yang terjadi pada pukul 16.00 Wita Senin, (2/7/2018) di Desa Kading, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. 

Peristiwa bermula saat pelaku WW (22) kepergok mencuri aki truk yang terparkir di pinggir jalan.


Sejumlah warga langsung menghakimi WW sementara seorang rekannya berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca juga: Ingin Menyeberang Jalan, Kakek dan Cucunya Tewas Terlindas Truk

"Ketahuan mau ambil aki mobil, ada satu orang lagi (rekan pelaku) tapi lari," kata Anto, salah seorang warga.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi WW ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Tenriawaru untuk diberikan perawatan medis lantaran kritis usai dihakimi warga.

Sementara rekan pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

"Kami tiba dan langsung mengamankan tersangka ke rumah sakit karena sempat diamuk warga dan sekarang kami masih melakukan pengejaran terhadap satu orang tersangka lain yang identitasnya telah kami ketahui" kata AKP Musliadi, Kapolsek Barebbo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X