Sebut Jokowi Himpun "Fee" Proyek, Fahri Hamzah Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 26/06/2018, 16:00 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyambangi gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Selasa (26/6/2018).Kompas.com/Sherly Puspita Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyambangi gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Selasa (26/6/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Kelompok relawan Jokowi di Surabaya melaporkan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah ke Mapolda Jatim, Selasa (26/6/2018).

Fahri dilaporkan karena di sejumlah media menyebut Jokowi menghimpun fee proyek di berbagai daerah, sebagai bekal maju di Pemilihan Presiden 2019.

"Menurut kami, apa yang dikatakan Fahri Hamzah itu fitnah dan tidak berdasar. Ini upaya merusak nama baik Jokowi," kata Koordinator Tim Relawan Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, Sapto Raharjanto, di SPKT Polda Jatim.

Pihaknya membawa beberapa kliping berita online sebagai barang bukti laporan dugaan pencemaran nama baik.


Baca juga: Fahri Hamzah Sarankan Jokowi Jawab Tudingan SBY soal Netralitas Aparat di Pilkada

Jika Fahri Hamzah tidak dapat membuktikan tuduhannya tersebut, maka Fahri Hamzah melanggar pasal 311 ayat 1 KUHP.

"Jika Fahri Hamzah tidak dapat membuktikan sesuai pasal tersebut, Fahri Hamzah akan dihukum maksimal 4 tahun penjara," jelasnya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, mengaku belum mendapatkan laporan detil soal pelaporan Fahri Hamzah.

"Yang pasti akan dipelajari pasal-pasalnya. Dan semua laporan masyarakat akan ditindak lanjuti," katanya.

Jokowi sendiri dipastikan akan kembali maju sebagai calon petahana di Pemilu 2019. Partai yang sudah memberi kepastian mengusung Jokowi adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X