Untuk THR, Juru Parkir di Solo Dibebaskan dari Uang Setoran Harian Jelang Lebaran

Kompas.com - 03/06/2018, 19:15 WIB
Ketua Asosiasi Parkir Surakarta (Asparta), Ngadiyo di Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/6/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniKetua Asosiasi Parkir Surakarta (Asparta), Ngadiyo di Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/6/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Juru parkir (jukir) akan dibebaskan dari setoran parkir harian menjelang Hari Raya Idul Fitri (lebaran).

Dibebaskannya uang setoran harian itu agar para jukir dapat menikmati penghasilan parkir secara keseluruhan tanpa ada potongan.

"Itung-itung bisa buat tunjangan hari raya ( THR) mereka. Jadi, menjelang libur Lebaran, mereka tidak kita tarik setoran parkir," kata Ketua Asosiasi Parkir Surakarta (Asparta), Ngadiyo di Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/6/2018).

Pembebasan uang setoran harian jukir tersebut dimulai sejak toko atau pusat perbelanjaan mulai libur hingga buka kembali. Uang setoran harian tersebut baru akan diberlakukan kembali setelah libur Lebaran.

Baca juga: Menjawab Ketua MPR tentang THR dan Gaji Ke-13

Menurut Ngadiyo pembebasan setoran harian ini cukup untuk memenuhi kebutuhan para jukir mendekati lebaran. Pasalnya, setoran harian para jukir disesuaikan dengan tingkat ramai atau tidaknya pusat perbelanjaan.

"Setorannya macam-macam. Ada yang Rp 50.000 per hari, ada juga yang Rp 80.000 per hari. Ada pula yang sedikit tergantung ramai tidaknya tempat yang mereka parkiri," ujar dia.

Itu artinya, kata dia, jika dibebaskan dari uang setoran harian selama 10 hari, maka pendapatan yang mereka terima bisa lebih.

Baca juga: Sandiaga: Sudah Keluar SK, Insya Allah Guru Honorer Dapat THR

 

Dengan demikian pendapatan lebih tersebut bisa dipergunakan para jukir untuk keperluan keluarganya selama Lebaran.

"Tidak mungkin kita berikan THR seperti yang lain. Sebagai bentuk THR itu ya mereka kita bebaskan dari setoran harian," imbuh dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Regional
Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Regional
Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Regional
36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

Regional
Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Regional
Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

Regional
Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Regional
93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X