Kompas.com - 24/05/2018, 21:05 WIB
Ilustrasi smartphone ShutterstockIlustrasi smartphone

BATAM, KOMPAS.com - Mempermudah pemilih mengetahui lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Tanjungpinang berada di mana, KPU Tanjungpinang membuat aplikasi GPS yang bisa diakses melalui smartphone Android. 

"Dengan mengunduh, maka pemilih baru yang belum tahu lokasi TPS bisa dipandu GPS menuju ke lokasi TPS. Ini kami siapkan untuk mempermudah kepada pemilih menemukan TPS," kata Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria, Kamis (24/5/20180).

Robby mengungkapkan aplikasi tersebut mudah download melalui Google Play atau di laman https://play.google.com/store/apps/details? id=com.kpukotatpi.pilkada2018kotatanjungpinang.

Dengan masukan nomor NIK di KTP, maka pemilih akan mengetahui di mana saja lokasi TPS.

"Lokasi TPS tersebut dibuat berdasarkan laporan PPS. Ada juga yang belum melaporkan dengan persis lokasi. Tapi petugas IT KPU masih mengupdate, informasi dari PPS mengenai PPS. Secara umum sebenarnya dapat diketahui melalui peta TPS itu," jelas Robby.

Baca juga: Pilkada Tanjungpinang, KPU Temukan 4.000 Pemilih Ganda

Lebih jauh Robby menambahkan saat ini pihaknya juga telah merekrut 2.219 petugas KPPS untuk melaksanakan pemungutan suara pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Mereka akan ditempatkan di 317 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Tanjungpinang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini PPS di tingkat kelurahan sedang melakukan seleksi siapa saja yang bisa menjadi petugas KPPS pada 27 Juni 2018 mendatang," ujar Robby.

Robby menjelaskan syarat untuk menjadi anggota KppS, utamanya tidak menjadi anggota partai politik, lulus SLTA, berdomisili di wilayah pemungutan suara dan belum pernah dua periode menjadi petugas KPPS.

"Selama bertugas mereka akan diberikan honor yang sudah sesuai standar ketetapan Menteri Keuangan lebih kurang Rp 400.000 dikurangi pajak," jelas Robby.

KPPS sendiri nantinya melaksanakan pemungutan suara di TPS. Sebelum pemungutan, maka Kpps akan menyebarkan surat pemberitahuan atau C6, kepada warga di mana lokasi TPS berada. C6 tersebut disebar hanya kepada mereka yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap.

Untuk warga yang tidak terdaftar, maka masih ada kesempatan memilih di satu jam terakhir dengan membawa KTP elektronik atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan kota Tanjungpinang.

"Petugas KPPS diharapkan memang warga setempat sehingga mengetahui secara pasti siapa saja yang dapat memilih. Jangan sampai C6 diberikan kepada bukan yang berhak. Nantinya bisa diperkarakan pidana pemilu dan dapat diberikan sanksi," terang Robby.

Sejauh ini, baru beberapa PPS yang sudah melaporkan kepada KPU nama nama petugas KPPS yang sudah direkrut.

"Kami ingin semangat pejuang demokrasi ini dirasakan oleh semua kalangan. Terutama bagi pemilih pemula yang baru memenuhi syarat seperti umur 21 tahun," pungkas Robby.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X