Rame Hari Ini, Rabu 16 Mei 2018 - Kompas.com

Rame Hari Ini, Rabu 16 Mei 2018

Kompas.com - 16/05/2018, 19:56 WIB
Sejumlah petugas kepolisian bersiaga pascapenyerangan di Mapolda Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (16/5/2018). Mapolda Riau diserang terduga teroris pada Rabu pagi sekitar pukul 09.05 WIB menyebabkan 4 orang menjadi korban, satu polisi tewas dan 3 orang lainnya luka-luka, termasuk jurnalis.ANTARA FOTO/FB ANGGORO Sejumlah petugas kepolisian bersiaga pascapenyerangan di Mapolda Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (16/5/2018). Mapolda Riau diserang terduga teroris pada Rabu pagi sekitar pukul 09.05 WIB menyebabkan 4 orang menjadi korban, satu polisi tewas dan 3 orang lainnya luka-luka, termasuk jurnalis.


KOMPAS.com - Berikut ini adalah tiga isu pemberitaan yang ramai sepanjang Jumat, 11 Mei 2018.

1. Penyerangan Mapolda Riau

Setelah serangan bom terhadap tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018), dan Markas Polresta Surabaya, Senin (14/5/2018), serangan teroris kembali terjadi hari ini, Selasa (16/5/2018).

Kali ini sasarannya adalah Markas Polda Riau, Pekanbaru.

Sebuah mobil Avanza berwarna putih menerobos penjagaan di pintu gerbang Mapolda. Mobil menabrak polisi yang menghadang di pintu masuk pemeriksaan.

Empat orang bertopeng turun dengan membawa pedang dan langsung menyerang polisi di dekatnya.

Satu orang polisi gugur dan 3 orang lainnya, termasuk wartawan yang sedang bertugas melakukan peliputan aktivitas di Mapolda, terluka.

Polisi segera menembak empat orang tersebut. Mereka tewas di tempat.

Polisi mengidentifikasi, keempat pelaku adalah anggota kelompok Negera Islam Indonesia (NII) yang berafiliasi dengan ISIS.

Mereka sempat merencanakan serangan ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Serangan batal dilakukan karena saat mereka datang Mako Brimob sudah kondusif.

Perkembangan berita selengkapnya silakan lihat di topik ini.

2. Penangkapan Teroris di Tangerang

Hari ini polisi menangkap tiga terduga teroris di kawasan Tangerang, Banten. Ada seorang perempuan ikut diamankan dalam penangkapan ini.

Lokasi penangkapan pertama terletak di Jalan Gempol, Pinang, Tangerang Kota. Sementara lokasi kedua di Kunciran Indah yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer.

Tidak ada perlawanan saat penangkapan terjadi. Tidak ada letusan senjata dan ledakan bom. Baca juga: Polisi: Tidak Ada Baku Tembak dalam Penangkapan Terduga Teroris di Tangerang 

Baca juga: Tetangga Tak Menyangka M Choir Diamankan Densus 88 di Tangerang

Presiden Aktifkan Koopusgab untuk Bantu Polri Berantas Terorisme

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memastikan, Presiden Joko Widodo menyetujui pengaktifan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan ( Koopusgab) untuk membantu Polri melaksanakan tugas pemberantasan terorisme.

Koopusgab merupakan gabungan personel TNI dari seluruh satuan elite yang ada di TNI, baik matra darat, laut, maupun udara.

Koopusgab akan dikomandoi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Dalam pelaksanaan perbantuan, Panglima akan berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Baca: Disetujui Jokowi, Komando Operasi Khusus Gabungan TNI Aktif Kembali

Baca juga: Jokowi Setujui Pengaktifan Koopsusgab TNI, Ini Tugas-tugasnya...

 

"Rame" adalah kata tak baku dari ramai. Rame merupakan topik baru di Kompas.com yang berisi ringkasan isu yang ramai atau menonjol dan mendapat atensi besar dari pembaca sepanjang satu hari.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

Edukasi
Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Megapolitan
Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Megapolitan
FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

Nasional
Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Regional
Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Megapolitan
Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Nasional
Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Internasional
Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Nasional
Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik 'Prostitutif' di Bulan Ramadhan

Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik "Prostitutif" di Bulan Ramadhan

Regional
Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Megapolitan
THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

Megapolitan
Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Nasional
Ikuti Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Berikan THR untuk Pensiunan PNS

Ikuti Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Berikan THR untuk Pensiunan PNS

Megapolitan

Close Ads X