Aksi AKBP Roni Gendong Anak Pelaku Bom yang Terluka Setelah Ledakan

Kompas.com - 14/05/2018, 18:46 WIB
Anggota kepolisian berjaga disekitar wilayah Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018). sekitar pukul 08.50 WIB, menyebabkan 4 anggota polisi dan 6 warga terluka.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Anggota kepolisian berjaga disekitar wilayah Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018). sekitar pukul 08.50 WIB, menyebabkan 4 anggota polisi dan 6 warga terluka.

SURABAYA, KOMPAS.com - Ledakan bom mengentak pagi di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018).

Korban bergelimpangan sesaat setelah kedatangan dua sepeda motor berbuah ledakan di depan para polisi yang berjaga di depan plang pintu masuk.

Sejumlah polisi yang berjaga dan warga biasa tergeletak. Seorang anak terluka parah setelah terlempar saat ledakan terjadi.

Buru-buru, seorang polisi dari Polrestabes Surabaya dengan mengenakan rompi anti peluru bergegas menghampiri dan langsung menggendong anak berusia 8 tahun yang kemudian diketahui berinisial Ais itu.

Baca juga: Terlempar Saat Ledakan, Anak Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Selamat

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Roni Faisal Saiful Faton baru tahu kemudian bahwa anak itu adalah putri dari pelaku teror bom tersebut.

"Ini demi kemanusiaan, semuanya butuh pertolongan. Apalagi anak-anak," ungkap Roni, Senin (14/5/2018).

Roni bercerita, sesaat setelah kejadian, dia melihat anak perempuan itu nyangkut di motor bersama ibunya sambil menangis.

Posisinya persis dekat mobil minibus yang juga sedang antre masuk ke dalam area Mapolrestabes saat ledakan terjadi.

"Saya teriak, 'berdiri Nak'. Saya takut mobil yang terbakar meledak," tutur Roni.

Baca juga: Cerita Juru Parkir GKI Surabaya, Lihat Wanita dan 2 Anak Pakai Rompi Sebelum Ledakan

Begitu anak itu berdiri, Roni yang sudah mengenakan rompi kemudian berlari dan menyambar anak perempuan itu.

"Saya langsung angkat anak itu. Saya bopong, yang penting anak itu segera dibawa ke rumah sakit," tutur Roni.

Menurut Roni, korban anak itu sudah dirawat di RS PHC Surabaya.

"Semoga anak itu cepat sembuh," ungkap Roni.

Baca juga: Kapolri: Bom Bunuh Diri Bawa Anak, Pertama di Indonesia

Sebelumnya diberitakan, ledakan bom terjadi di Mapolrestabes Surabaya, Senin pagi. Ledakan terjadi setelah dua sepeda motor berupaya masuk ke dalam area Mapolrestabes.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa pelaku berjumlah 5 orang, termasuk sang anak. Mereka adalah satu keluarga. Empat lainnya tewas di tempat.


Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Polisi yang Selamatkan Anak Pelaku Ledakan Bom di Polrestabes Surabaya Ternyata Pejabat Penting

 

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X