Terkait Bom di Surabaya, Polres Bogor Perketat Keamanan di Sejumlah Gereja

Kompas.com - 13/05/2018, 16:44 WIB
Sejumlah anggota kepolisian sedang berjaga-jaga di salah satu tempat ibadah gereja di Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/5/2018). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah anggota kepolisian sedang berjaga-jaga di salah satu tempat ibadah gereja di Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/5/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor ( Polres) Bogor melakukan eskalasi pengamanan di sejumlah tempat ibadah dan pusat keramaian paska insiden serangan bom di tiga tempat gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky mengatakan, untuk memperketat keamanan di wilayahnya, Polres Bogor telah menyiagakan 964 personil yang dilengkapi dengan persenjataan lengkap.

"Untuk objek vital, gereja, tempat ibadah lainnya dan tempat keramaian adalah prioritas pengamanan Polres Bogor. Kami akan lakukan penebalan pengamanan dan patroli,” ucap Dicky.

Baca juga: Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Pengeboman Gereja di Surabaya

Dicky menuturkan, paska insiden bom di Surabaya, Kapolda Jawa Barat memerintahkan seluruh jajaran di tingkat polres dan polsek untuk melakukan apel PLB (Panggilan Luar Biasa).

Ia pun berpesan kepada anggotanya agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melaksanakan tugas serta jangan sampai lengah.

“Bahwa teror adalah perbuatan yang dilarang oleh seluruh agama. Teror adalah musuh bersama, mari kita rapatkan barisan untuk melawan terorisme. Bila ada di sekitar kita ada orang-orang yang dicurigai, segera lapor kekepolisian. Untuk pendatang wajib lapor 1x24 jam” tegasnya. 

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X