Terjadi Hujan Abu, Warga Lereng Merapi Sempat Turun ke Tempat Aman

Kompas.com - 11/05/2018, 11:29 WIB
Potongan video letusan merapi yang direkam warga Boyolali, Febri Aryadi, Jumat (11/5/2018). Instagram @FebriacsPotongan video letusan merapi yang direkam warga Boyolali, Febri Aryadi, Jumat (11/5/2018).

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Beberapa warga di Lereng Merapi sempat turun ketempat yang aman saat terjadi hujan abu. Namun demikian, saat ini mereka sudah kembali lagi dan warga beraktivitas normal.

"Tadi terasa getaran, gemuruh, lalu ada hujan abu. Ya warga sempat panik," ucap Eko Pujianto, warga Pangukrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/5/2018).

Eko menuturkan, warga sempat bersama-sama turun ke tempat yang aman karena terjadi hujan abu.

"Tadi sempat turun ke tempat yang aman, di balai desa," urainya.

Baca juga : Pemerintah Imbau Masyarakat di Sekitar Kawah Gunung Merapi Tetap Tenang

Namun, lanjutnya, setelah mendapat kepastian kondisi aman, warga kembali lagi ke rumah masing-masing. Saat ini warga sudah beraktivitas normal seperti biasa.

"Tapi ini sudah kembali ke rumah untuk beraktivitas," tegasnya.

Baca juga : Warga Panik Saat Dengar Suara Gemuruh Ketika Merapi Meletus

Seperti diberitakan sebelumnya Gunung Merapi meletus freatik, Jumat (11/5/2018) pukul 07.40 WIB. Letusan freatik ini terjadi selama 5 menit dengan tinggi kolom 5,5 km dari puncak Gunung Merapi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X