Diduga Gelapkan Narkoba, 9 Oknum Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka

Kompas.com - 09/05/2018, 16:16 WIB
Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto (tiga dari kanan) memimpin pemusnahan ribuan botol minuman keras di Polres Sukabumi Kota, Rabu (9/5/2018). KOMPAS.com/BUDIYANTOKapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto (tiga dari kanan) memimpin pemusnahan ribuan botol minuman keras di Polres Sukabumi Kota, Rabu (9/5/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Sembilan oknum anggota Polres Sukabumi yang diduga menggelapkan barang bukti sabu-sabu ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jabar

"Sembilan orang statusnya sudah tersangka," ujar Kabid Humas Polda Jabar, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (9/5/2018). 

Kesembilan tersangka itu yakni Iptu S, Aipda IS, Bripka BRS, Bripka F, Brigadir AA, Brigadir DZ, Briptu BMR, Bripda CS, serta Brigadir DD.

Menurut Truno, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto sudah menegaskan untuk menindak tegas siapapun yang melanggar apalagi terkait narkotika. 

Baca juga : 9 Oknum Anggota Polres Sukabumi Jalani Pemeriksaan di Polda Jabar 

Polisi kini tengah melakukan penyidikan terhadap sembilan oknum polisi tersebut oleh Direktorat Narkoba.

Hasil penyidikan sementara, sambung Truno, oknum polisi itu telah melanggar pidana umum. Mereka terdiri dari 7 anggota Polres Sukabumi dan 2 anggota Polsek Sukabumi.

"Untuk sementara melihat dari hasil penyidikan melakukan pelanggaran pidana sifatnya menggunakan dan memiliki jenis narkotika sabu," tuturnya.

Terkait status kedinasan sembilan oknum polisi, Truno mengatakan, harus melalui mekanisme sidang kode etik. Keputusan nantinya dari dewan sidang. 

Baca juga : Diduga Gelapkan Barang Bukti Narkoba, 8 Polisi Sukabumi Diamankan Polda Jabar

"Internal Propam juga secara kode etik berproses nanti putusan pada sidang kode etik menunggu inkrah dari putusan pidana umum," jelasnya.

Terkait pemilik narkoba yang digelapkan para oknum tersebut, polisi awalnya menangkap dua pelaku. Setelah dikembangkan, polisi menangkap dua pelaku lainnya. 

"Tersangka sipil dua orang, dan sekarang berkembang menjadi 4 (tersangka) semuanya terkait kepemilikan jenis narkotika tersebut," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 66 Kg Sabu Modus Bantuan Covid-19, Bos Alidon Express Divonis 20 Tahun Penjara

Selundupkan 66 Kg Sabu Modus Bantuan Covid-19, Bos Alidon Express Divonis 20 Tahun Penjara

Regional
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Barang Tenggelam di Perairan Ambalawi, NTB

Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Barang Tenggelam di Perairan Ambalawi, NTB

Regional
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu

Regional
Ganjar Cerita Pengalaman Mengantuk Usai Divaksin, Siswa SD: Soalnya Pak Gubernur Sudah Tua

Ganjar Cerita Pengalaman Mengantuk Usai Divaksin, Siswa SD: Soalnya Pak Gubernur Sudah Tua

Regional
Longsor di KM 6+200, Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Tol Surabaya-Gempol

Longsor di KM 6+200, Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Tol Surabaya-Gempol

Regional
Wagub Banten Ingatkan Warga, Keterisian Rumah Sakit di Banten Sudah 90 Persen

Wagub Banten Ingatkan Warga, Keterisian Rumah Sakit di Banten Sudah 90 Persen

Regional
Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan...

Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan...

Regional
Satgas Covid-19 Riau Sebut Ada Nakes Ragu Divaksin gara-gara Termakan Hoaks

Satgas Covid-19 Riau Sebut Ada Nakes Ragu Divaksin gara-gara Termakan Hoaks

Regional
Satu Lagi Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Satu Lagi Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Regional
Hukuman Jerinx Dipangkas, Jaksa Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Siap Kembali Melawan

Hukuman Jerinx Dipangkas, Jaksa Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Siap Kembali Melawan

Regional
Duga Anak Terjebak Saat Rumah Terbakar, Seorang Ayah Nekat Terobos Api, Ternyata Anaknya Pergi Mengaji

Duga Anak Terjebak Saat Rumah Terbakar, Seorang Ayah Nekat Terobos Api, Ternyata Anaknya Pergi Mengaji

Regional
IDI Malang Raya: Sampai Sekarang, Tidak Ada Tenaga Medis yang Menolak Vaksin di Malang

IDI Malang Raya: Sampai Sekarang, Tidak Ada Tenaga Medis yang Menolak Vaksin di Malang

Regional
Polisi Amankan Pedagang di Blora Diduga Salah Gunakan Pupuk Subsidi, Ancamannya 2 Tahun Penjara

Polisi Amankan Pedagang di Blora Diduga Salah Gunakan Pupuk Subsidi, Ancamannya 2 Tahun Penjara

Regional
Angka Kemiskinan di Gunungkidul Meningkat 0,46 Persen akibat Covid-19

Angka Kemiskinan di Gunungkidul Meningkat 0,46 Persen akibat Covid-19

Regional
Bocah Ini Nekat Curi 3 Motor, Dibawa Berkeliling hingga Bensin Habis lalu Ditinggalkan, Ini Ceritanya...

Bocah Ini Nekat Curi 3 Motor, Dibawa Berkeliling hingga Bensin Habis lalu Ditinggalkan, Ini Ceritanya...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X