Kompas.com - 08/05/2018, 18:39 WIB
Seorang PNS BKD Garut keluar dari Polsek Tarogong Kaler dikawal sejumlah anggota tim Saber Pungli, Selasa (8/5/2018). KOMPAS.com/ARI MAULANA KARANGSeorang PNS BKD Garut keluar dari Polsek Tarogong Kaler dikawal sejumlah anggota tim Saber Pungli, Selasa (8/5/2018).

GARUT, KOMPAS.com - Tim Saber Pungli Jawa Barat memeriksa dan membawa sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Garut ke Polda Jabar

Kepala BKD Kabupaten Garut Buldan Ali Djundjunan membenarkan tiga anak buahnya dibawa anggota kepolisian berpakaian preman dari Polda Jabar.

"Ada tiga orang dibawa untuk dimintai keterangan," jelas Buldan melalui sambung telepon, Selasa (8/5/2018).

Buldan mengaku tidak tahu pasti masalah yang menjerat anak buahnya hingga dibawa aparat kepolisian. Apalagi saat dihubungi, nomor telepon tiga anak buahnya tidak aktif.

Baca juga : Meski Dibutuhkan, Satgas Saber Pungli Diturunkan Anggarannya

"Saya tidak tahu terkait masalah apa, saya telpon nomornya sudah tidak aktif semua," bebernya.

Menurut Buldan, tiga anak buahnya yang diamankan adalah Kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai bersama dua anak buahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pantauan Kompas.com, tim Saber Pungli Jawa Barat sempat meminjam ruangan di Polsek Tarogong Kaler untuk memintai keterangan dari pegawai BKD Garut.

Usai dimintai keterangan, mereka kemudian dibawa ke luar Polsek Tarogong Kaler menggunakan empat mobil.

Satu di antaranya, mobil dinas milik Pemkab Garut yang ditumpangi lebih dari tiga orang berseragam PNS.

Baca juga : Tim Saber Pungli Polres Seluma Ringkus ASN karena Diduga Terima Suap

Selain membawa sejumlah PNS, tim Saber Pungli membawa sejumlah berkas-berkas yang diduga didapat dari lingkungan BKD Garut.

Kabid Humas Polda Jabar, AKBP M Trunoyudho Wisnu Andiko ketika dikonfirmasi mengaku belum mendapat laporan.

Pihaknya masih melakukan pendalaman informasi operasi tim Saber Pungli Jawa Barat tersebut.

"Kita masih dalami laporannya," katanya ketika ditemui saat mendampingi Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menghadiri tabligh Akbar di Polres Garut, Selasa (8/5/2018) sore. 

Kompas TV Pelaku mengancam akan kembali melakukan pemberitaan besar-besaran jika tidak menyerahkan uang sebesar Rp 5 Juta.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.