Dukung Cak Imin Jadi Cawapres, Ratusan Sopir Angkot Datangi PKB Jabar

Kompas.com - 28/04/2018, 11:58 WIB
Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat di Jalan Banteng, Kota Bandung, dipadati oleh 150 unit mobil angkutan kota (angkot) dan ratusan sopir angkot, Sabtu (28/4/2018) pagi.  Kedatangan para sopir angkot yang tergabung dalam Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAT) Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasi mereka serta memberikan dukungan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar agar terus maju menjadi Calon Wakil Presiden di ajang Pilpres Jawa Barat 2018. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANAKantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat di Jalan Banteng, Kota Bandung, dipadati oleh 150 unit mobil angkutan kota (angkot) dan ratusan sopir angkot, Sabtu (28/4/2018) pagi. Kedatangan para sopir angkot yang tergabung dalam Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAT) Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasi mereka serta memberikan dukungan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar agar terus maju menjadi Calon Wakil Presiden di ajang Pilpres Jawa Barat 2018.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat di Jalan Banteng, Kota Bandung, didatangi ratusan sopir angkutan kota yang membawa mobil angkot, Sabtu (28/4/2018) pagi.

Kedatangan sopir angkot yang tergabung dalam Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAT) Jawa Barat tersebut untuk menyampaikan aspirasi mereka dan memberikan dukungan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar agar terus maju menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2019.

"Kami ingin menyampaikan beberapa permasalahan mengenai penataan, pengaturan dan standar angkutan umum di Jawa Barat," kata Ketua Umum WAT Jawa Barat Suherman saat ditemui di kantor DPW PKB Jawa Barat, Sabtu pagi.

Ia menambahkan, beberapa permasalahan yang dihadapi sopir angkot di antaranya tidak ada standar baku dalam peremajaan angkot, misalnya menambah fasilitas penyejuk ruangan.

"Standarnya saat ini tidak diatur pemerintah. Harus ada standar yang bagus dari leasing. Jadi nanti kalau peremajaan jangan gitu-gitu lagi. Demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih nyaman," kata Suherman.

Selain itu, sopir angkot ingin mendapatkan perlakuan yang sama dengan moda transportasi lainnya.

Suherman berharap ada pelatihan pelayanan angkutan agar para sopir bisa lebih profesional dan bisa mewujudkan peningkatan kesejahteraan mereka.

Untuk mewujudkan harapan mereka tersebut, WAT Jawa Barat menitipkan aspirasi mereka kepada Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang sampai saat ini telah mendeklarasikan diri sebagai cawapres pada Pemilu 2019.

Alasan lainnya, menurut Suherman, hingga saat ini hanya Cak Imin yang pernah menemui mereka.

"Baru beliau yang mau menyentuh kita, artinya beliau peka. Dia mau tahu permasalahan transportasi," kata Suherman.

Di tempat yang sama, Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda menerima aspirasi dan dukungan untuk Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden dari ratusan sopir angkot.

Syaiful mengatakan telah melaporkan dukungan tersebut kepada Cak Imin yang saat ini tengah menjalani ibadah umrah. Melalui Syaiful, Cak Imin menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut.

"Kami tahu jeritan bapak-bapak yang terimpit dengan moda transportasi modern. Bapak-bapak perlu dilindungi dan diamankan oleh regulasi dari pemerintah," kata Syaiful.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Anggota DPRD Bulukumba Berakhir Damai

Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Anggota DPRD Bulukumba Berakhir Damai

Regional
74 Karyawannya Positif Covid-19, Kantor BRI Padang Tutup Sementara

74 Karyawannya Positif Covid-19, Kantor BRI Padang Tutup Sementara

Regional
Kena PHK, Mantan Karyawan Hotel Tertangkap Jualan Sabu

Kena PHK, Mantan Karyawan Hotel Tertangkap Jualan Sabu

Regional
“Hasil Rapid Test Positif Maupun Negatif Itu Semua Palsu dan Alat Itu Bukan Rekomendasi IDI'

“Hasil Rapid Test Positif Maupun Negatif Itu Semua Palsu dan Alat Itu Bukan Rekomendasi IDI"

Regional
Bupati Berau Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19, Punya Penyakit Jantung dan Diabetes

Bupati Berau Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19, Punya Penyakit Jantung dan Diabetes

Regional
Sri Sultan HB X Cek Kesiapan Rusunawa Bener Yogyakarta

Sri Sultan HB X Cek Kesiapan Rusunawa Bener Yogyakarta

Regional
Polisi Usut Pemukulan Sopir Ambulans Pembawa Jenazah Pasien Covid-19 di Minahasa Utara

Polisi Usut Pemukulan Sopir Ambulans Pembawa Jenazah Pasien Covid-19 di Minahasa Utara

Regional
Ribuan Pohon Kopi Diserang Hama, Hasil Panen Petani Menurun Drastis

Ribuan Pohon Kopi Diserang Hama, Hasil Panen Petani Menurun Drastis

Regional
Warga Dua Desa di Aceh Utara Hajar Pencuri Motor yang Pulang Kampung

Warga Dua Desa di Aceh Utara Hajar Pencuri Motor yang Pulang Kampung

Regional
'Anak Kami Sekali Datang Berkunjung, Tapi Dia Panggilnya Om dan Acil'

"Anak Kami Sekali Datang Berkunjung, Tapi Dia Panggilnya Om dan Acil"

Regional
185 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Gunungkidul

185 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Gunungkidul

Regional
Viral Video Ganjar Marahi ASN yang Abai Jaga Jarak di Kantin DPRD Jateng

Viral Video Ganjar Marahi ASN yang Abai Jaga Jarak di Kantin DPRD Jateng

Regional
DPRD Palembang Serahkan Kasus Anggota Dewan Tertangkap Bawa 5 Kg Sabu ke BNN

DPRD Palembang Serahkan Kasus Anggota Dewan Tertangkap Bawa 5 Kg Sabu ke BNN

Regional
Aset Pegawai BRI yang Korupsi Rp 2,1 M Diburu untuk Ganti Kerugian Negara

Aset Pegawai BRI yang Korupsi Rp 2,1 M Diburu untuk Ganti Kerugian Negara

Regional
Pilkada Serentak 2020, Paslon di Kabupaten Kediri dan Ngawi Lawan Kotak Kosong

Pilkada Serentak 2020, Paslon di Kabupaten Kediri dan Ngawi Lawan Kotak Kosong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X