Wanita Ini Selundupkan Sabu Senilai Rp 1,3 Miliar dalam Pembalutnya

Kompas.com - 13/04/2018, 12:19 WIB
Ilustrasi sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi sabu.

BANDUNG,KOMPAS.com - IFW (25) ditangkap petugas bea cukai di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. Ia kedapatan membawa barang bukti 665 gram narkoba jenis sabu senilai Rp 1,3 miliar yang disembunyikan dalam pembalutnya.

"Serbuk kristal berwarna putih yang diduga narkotika, disembunyikan dalam pembalut yang digunakan IFW," ujar Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Bandung, Onny Yuar Hanantyoko, di Jalan Rumah Sakit, Kota Bandung, Kamis (12/4/2018).

Onny menjelaskan, penyelundupan terjadi pada Jumat (6/4/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu petugas mencurigai seorang penumpang pesawat Malindo Air, penerbangan Kuala Lumpur Malaysia menuju Bandung.

Petugas kemudian memeriksa wanita tersebut dan menemukan serbuk putih yang disembunyikan dalam pembalutnya. Setelah di uji lab di Jakarta, serbuk tersebut diketahui narkoba golongan I.

(Baca juga : Oknum Pejabat Pemprov Kepri Tertangkap Isap Sabu di Rumahnya)

 

Wanita warga Pekanbaru, Sumatera Selatan itu pun lantas diboyong bersama barang bukti seberat 655 gram ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar.

"Kepolisian kemudian melakukan control delivery," tuturnya.

Berdasarkan keterangan tersangka, dia mengaku baru pertama kali menyelundupkan narkoba. Bahkan ia pun tak diberikan upah sebagai kurir. Dia hanya mengaku dibelikan tiket pesawat untuk membawa narkoba.

"Jaringan narkotika internasional menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar narkotika besar dan terus menerus melakukan upaya penyelundupan barang haram tersebut untuk diedarkan di Indonesia," ungkapnya.

Menurutnya, sepanjang 2018, kasus penyelundupan di dalam pembalut ini telah terjadi tiga kali, dengan pelaku yang seluruhnya kaum hawa. "Ini yang ketiga, pelakunya semua perempuan," tutupnya.

(Baca juga : Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Guru Agama di Solo Diciduk BNN )

Atas temuan tersebut, petugas bea cukai berhasil menyelamatkan kurang lebih 4.655 orang dengan asumsi per gramnya di pakai 5-7 orang.

Atas perbuatannya, IFW dijerat pasal 102 huruf E Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Ancaman paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar, serta pasal 113 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati serta denda Rp 10 miliar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

Regional
Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X