Polisi Tangkap Sindikat Pelaku "Skimming" di Kediri

Kompas.com - 12/04/2018, 16:18 WIB
Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur saat rilis kejahatan skimming, Kamis (12/4/2018). KOMPAS.com/M Agus Fauzul HakimKepolisian Resor Kediri, Jawa Timur saat rilis kejahatan skimming, Kamis (12/4/2018).

KEDIRI, KOMPAS.com - Pelaku kejahatan skimming atau pencurian data nasabah yang sempat membuat heboh nasabah Bank BRI di Kediri, Jawa Timur beberapa waktu lalu akhirnya digulung polisi. 

Pelaku merupakan sindikat dan yang berhasil ditangkap mencapai 8 orang. Pengungkapannya dilakukan Kepolisian Resor Kediri pada 9 April 2018.

Kepala Polres Kediri Ajun Komisaris Besar Erik Hermawan mengatakan, para pelaku ditangkap di tiga tempat yang berbeda, yakni Pekalongan, Semarang, Kediri, serta Tulungagung.

"Kami bentuk tiga tim untuk melakukan penangkapan itu," ujar Erik Hermawan, Kamis (12/2/2018).

Erik menjelaskan, tersangka berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Lampung.

 

(Baca juga : Anggota Sindikat Skimming ATM Asal Bulgaria Ditembak Mati)

Mereka adalah Supeno (43) warga Kediri, Nur Mufid (35) warga Kaliwungu Kendal, Sugianto (38) Lampung Timur, Mustofa (49) warga Kedungwaru Tulungagung, Sujianto (50) Lumajang, Toyib (54) Ngadiluwih, Siswanto (49) Pekalongan, Ahmad Rido (34) warga Kendal.

Supeno menambahkan, para tersangka yang ditangkap itu berbagi peran di lapangan. Sedangkan otak pelaku yang disebutnya Mr X dan berasal dari Jakarta, hingga kini masih dalam pengejaran.

Kepada para tersangka itu dikenakan pasal 46, pasal 48 UNdang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Elektronik dan pasal 363 KUHP 362 KUHP atau pasal 378 KUHP.

Sebelumnya diberitakan, puluhan nasabah Bank BRI Kediri terutama di wilayah Kecamatan Ngadiluwih pada pertengahan Maret lalu kehilangan uang dalam rekeningnya. Uang tersebut dianggap hilang secara misterius.

(Baca juga : Tips agar Terhindar dari Kejahatan Skimming )

Hal itu kemudian memicu nasabah lainnya berbondong-bondong mendatangi kantor BRI untuk melakukan pengecekan isi rekening mereka sekaligus pemblokiran. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro Kontra Aturan Jilbab bagi Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Padang, Kepsek: Saya Siap Dipecat, tetapi...

Pro Kontra Aturan Jilbab bagi Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Padang, Kepsek: Saya Siap Dipecat, tetapi...

Regional
Cerita Wagub NTT Berjuang Melawan Covid-19, Demam Tinggi hingga Nafsu Makan Hilang

Cerita Wagub NTT Berjuang Melawan Covid-19, Demam Tinggi hingga Nafsu Makan Hilang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Januari 2021

Regional
10 Pekerja Tambang di Tanah Bumbu Kalsel Terjebak Longsor, Evakuasi Terkendala Cuaca

10 Pekerja Tambang di Tanah Bumbu Kalsel Terjebak Longsor, Evakuasi Terkendala Cuaca

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Januari 2021

Regional
10 Hari Setelah Divaksin Covid-19, Gubernur Gorontalo Merasa Lebih Kuat

10 Hari Setelah Divaksin Covid-19, Gubernur Gorontalo Merasa Lebih Kuat

Regional
Guru Privat Penculik Anak 9 Tahun di Bandung Tertangkap di Medan

Guru Privat Penculik Anak 9 Tahun di Bandung Tertangkap di Medan

Regional
Ridwan Kamil: Kabupaten Pangandaran dan Kota Tasikmalaya Paling Tidak Patuh Pakai Masker dan Jaga Jarak

Ridwan Kamil: Kabupaten Pangandaran dan Kota Tasikmalaya Paling Tidak Patuh Pakai Masker dan Jaga Jarak

Regional
Wali Kota Magelang Batal Divaksin Covid-19 karena Tak Penuhi Syarat

Wali Kota Magelang Batal Divaksin Covid-19 karena Tak Penuhi Syarat

Regional
Sedang Mancing, Seorang Pemuda Diterkam Buaya Laut dan Diseret Masuk Air di Depan Temannya

Sedang Mancing, Seorang Pemuda Diterkam Buaya Laut dan Diseret Masuk Air di Depan Temannya

Regional
10 Pekerja Tambang di Tanah Bumbu Kalsel Terjebak Longsor

10 Pekerja Tambang di Tanah Bumbu Kalsel Terjebak Longsor

Regional
Sopir Perusahaan Otak Perampokan Uang Setengah Miliar di Semarang Pura-pura Kejar Para Pelaku

Sopir Perusahaan Otak Perampokan Uang Setengah Miliar di Semarang Pura-pura Kejar Para Pelaku

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Januari 2021

Regional
Guru Privat Culik Bocah 9 Tahun, Motif karena Sayang hingga Diancam 7 Tahun Bui

Guru Privat Culik Bocah 9 Tahun, Motif karena Sayang hingga Diancam 7 Tahun Bui

Regional
Video Viral Peternak Buang Telur ke Sawah karena Kesal, Begini Penjelasannya...

Video Viral Peternak Buang Telur ke Sawah karena Kesal, Begini Penjelasannya...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X