Sebelum Dapat Kursi Roda dari Jokowi, Bulan Berjalan dengan Tangan atau Skateboard

Kompas.com - 20/03/2018, 16:50 WIB
Bulan Karunia Rudianti, bocah difabel kelas III SD di Pekanbaru, mengirimkan surat terbuka untuk Presiden Jokowi. Dia meminta kursi roda kepada Jokowi. dok. InstagramBulan Karunia Rudianti, bocah difabel kelas III SD di Pekanbaru, mengirimkan surat terbuka untuk Presiden Jokowi. Dia meminta kursi roda kepada Jokowi.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Bulan Karunia Rudianti (10) akhirnya mendapatkan kursi roda setelah menuliskan surat kepada Presiden RI Joko Widodo.

Dalam suratnya, putri bungsu dari pasangan Rudi Arifin dan Purwanti meminta kursi roda kepada Jokowi.

Purwanti, ibunda Bulan, mengatakan, Bulan tidak memiliki kaki sejak lahir. Saat Bulan lahir melalui operasi caesar pada 7 Juli 2007, dia dan suaminya sangat terkejut.

"Kalau menurut dokter karena virus. Makanya anak saya lahir tanpa kedua kaki," ujar Purwanti saat ditemui di rumahnya, Senin (19/3/2018).


(Baca juga: Cerita Mengharukan di Balik Surat Bocah Bulan yang Minta Kursi Roda ke Jokowi)

Meski hatinya hancur, Purwanti mengaku dia dan suami memutuskan untuk tidak larut dalam kesedihan. Mereka belajar menerima Bulan sebagai karunia terindah dari Tuhan yang diamanahkan kepada mereka.

Meski tidak memiliki kaki, seiring berjalannya waktu, Bulan terus tumbuh menjadi anak yang ceria, bersemangat dan juga pintar.

Untuk jalan, dia mengandalkan kedua tangannya. Terkadang di rumah, dia berjalan dengan bantuan skateboard.

 

 

SURAT UNTUK PAK JOKOWI #suratuntukpakjokowi #suratuntukpresiden #jokowi

A post shared by bulan karunia rudianti (@bulankarn) on Mar 16, 2018 at 1:08am PDT

 

Saat ini, Bulan sudah duduk di kelas III di SD Negeri 88 Pekanbaru. Jika merujuk usianya, Bulan seharusnya sudah kelas V.

Keterlambatan ini disebabkan orangtuanya sempat kesusahan mencari sekolah yang mau menerima kondisi Bulan.

(Baca juga: Cerita Polisi Anak Pemecah Batu Cium Kaki Ayah, Dulu Tak Dianggap Kini Semua Datang Menyalami)

Di sekolah sebelumnya, Bulan beberapa kali sempat mengadu bahwa dia diejek teman-temannya. Namun di mata Purwanti, Bulan terus belajar kuat dan sabar menghadapi hal tersebut.

"Ya namanya anak-anak kadang ngejek. Tapi Alhamdulillah, Bulan termasuk anak yang kuat, anak yang sabar. Dia bisa menerima kondisinya," tutur Purwanti.

Di sekolah yang sekarang, lanjut dia, Bulan sangat didukung oleh guru-gurunya yang juga baik dan perhatian.

 


Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Suratnya untuk Jokowi Viral, Sosok Bocah Terlahir Tanpa Kaki Itu Juara Kelas, Jago Pelajaran Ini

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Regional
Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Regional
Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X