Kompas.com - 12/03/2018, 17:07 WIB
Penampakan dari depan kawasan Taman Budaya Kulon Progo. Joglo raksasa berada di bagian terdepan di TBK itu. KOMPAS.com/Dani JPenampakan dari depan kawasan Taman Budaya Kulon Progo. Joglo raksasa berada di bagian terdepan di TBK itu.

KULON PROGO, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo di Yogyakarta membangun sebuah kawasan Taman Budaya Kulon Progo (TBK) di lahan seluas 4,2 hektar. Pembangunan taman budaya di Kecamatan Pengasih ini menelan biaya lebih dari Rp 43,8 miliar.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X dan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo hadir membuka TBK ini. Menandai peresmian tersebut, keduanya menanam pohon sawo di pelataran depan taman budaya. 

"Semoga pembangunannya berlanjut. Kami berharap dan kami memohon diisi dengan baik. Sebagai bentuk isi bangunan ini jangan terlalu lama terlantar. Kami minta secepatnya dimanfaatkan dengan baik," kata Sultan di soft launching TBK, Senin (12/3/2018).

TBK memiliki tiga konsep ruang pertunjukan, yakni gedung utama, gedung galeri seni, dan teater terbuka. Gedung yang dibangun dengan bentuk joglo raksasa berada pada bagian depan.

Pintu keluar dan masuk kawasan juga dibikin gapura berbentuk gunungan pewayangan. Terdapat corak bulatan-bulatan yang berbaris rapi pada hampir seluruh bangunan hingga gapura pagar. Corak itu menggambarkan geblek, makanan khas Kulon Progo yang bentuknya seperti angka delapan.

Pembangunan terlaksana pada 2014 setelah dana keistimewaan digelontor secara bertahap. Pertama, Rp 3,3 miliar di 2014 untuk pembangunan gedung teater, pondasi tiang pancang dan sebagian kolong.

Selanjutnya, sebanyak Rp 9,9 miliar di 2015 untuk konstruksi gedung teather tertutup. Pada tahun 2016, berlangsung konstruksi TBK, pengadaan air conditioner (AC), pengadaan kursi auditorium, hingga sound system yang menelan Rp 4,3 miliar.

Pembangunan joglo, kantin, mushala, gedung pengelola, landscape, pagar keliling non-pondasi, rumah genset, penyempurnaan kursi dan gapura menelan Rp 26,3 miliar di 2017. TBK masih akan terus berkembang. Tahun 2018 ini, pemerintah berencana membangun ruang pertunjukan terater terbuka.

Selain pembangunan kawasan, pemerintah kabupaten juga berniat mengakuisi lahan di mana TBK berdiri.

“Taman budaya ini dibangun di atas tanah kas daerah Desa Pengasih seluas 4,2 hektar yang saat ini statusnya masih disewa pemda untuk selanjutnya akan kami tindaklanjuti akuisisi tanah ini sesuai  arahan Gubernur,” kata Bupati Hasto.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.