Aksi Romantis Prajurit TNI, Lamar Kekasih setelah Mendarat dari Terjun Payung

Kompas.com - 05/03/2018, 07:08 WIB
Prajurit Brigif Para Raider 3/1, Kopda Joni Ambuang melamar kekasihnya, Ertyn Pakinja. 
Tribunpalopo.com/Hamdan SoehartoPrajurit Brigif Para Raider 3/1, Kopda Joni Ambuang melamar kekasihnya, Ertyn Pakinja.

PALOPO, KOMPAS.com — Tepuk tangan menggema di Lapangan Gaspa, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pagi itu. Aksi para peterjun payung dari Kesatuan Brigadir Infanteri Para Raider 3 di langit membuat warga dan hadirin kagum.

Satu per satu para peterjun payung mendarat. Namun, ketika seorang prajurit TNI bernama Kopda Joni Ambuang mendarat, sekali lagi para hadirin dibuat terpukau.

Sambil membawa parasutnya yang belum dilipat, Kopda Joni berjalan ke salah satu sudut lapangan. Di tengah-tengah langkahnya, seseorang memberikan sesuatu kepadanya lalu dia sembunyikan di balik parasutnya.

(Baca juga: Kisah Pemuda 28 Tahun yang Jatuh Cinta pada Nenek 82 Tahun)

Kopda Joni terus berjalan. Senyum tersungging terus di wajahnya sepanjang berjalan.

Dia lalu menghampiri seorang perempuan berseragam putih. Lalu dari balik parasutnya, dia mengeluarkan sebuah buket bunga. Rangkaian bunga berwarna biru, kuning, dan putih itu lalu diserahkannya kepada perempuan itu sambil bersujud dengan satu kaki di depannya.

Perempuan itu, Ertyn Pakinja, langsung menyambut buket bunga yang diberikan Kopda Joni. Wajahnya tersipu saat memandang Kopda Joni yang tengah bersujud di depannya.

(Baca juga: Viral, Video Helikopter Polisi Dipakai untuk Terbangkan Pengantin)

Hari itu, 15 Februari pagi, seusai mendarat dari terjun payung, di depan ratusan orang yang tumpah ruah dan para komandannya di Lapangan Gaspa, Kopda Joni resmi melamar kekasihnya.

Gemuruh sorak sorai dan tepuk tangan, terutama dari para perempuan yang ada di lapangan, terdengar silih berganti. Mereka yang persis berada di sekeliling Kopda Joni dan Ertyn pun sigap mengabadikan momen itu dengan kamera ponsel masing-masing.

"Untuk rencana pernikahan kami rencanakan 14 April. Harapannya, semoga berjalan lancar, enggak ada halangan. Semua itu saya serahkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa," kata Kopda Joni saat diwawancarai setelah momen romantis itu.

(Baca juga: Viral, Video Pengantin Wanita Pingsan setelah Dipeluk Mantan Pacar)

Sementara itu, Ertyn masih tersipu saat ditanyai perasaannya dilamar di depan banyak orang.

"Saya sangat senang, terharu, dan agak gugup juga. Saya dilamar di depan umum usai melaksanakan terjun payung," kata perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai perawat di Puskesmas Lam Asi, Kabupaten Luwu, itu.

Berikut videonya:

 



Sumber KompasTV
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Sekolah Tatap Muka untuk SD dan SMP di Banjarmasin

Jadwal Sekolah Tatap Muka untuk SD dan SMP di Banjarmasin

Regional
Kisah Juru Masak yang Dirumahkan Saat Pandemi, Ikut Jadi Koki Relawan

Kisah Juru Masak yang Dirumahkan Saat Pandemi, Ikut Jadi Koki Relawan

Regional
Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Regional
Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Regional
Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Regional
Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X