Musnahkan Hasil Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Elektronik dan Sembako

Kompas.com - 23/02/2018, 09:05 WIB
Ribuan barang hasil penegahan pada Januari dan Februari 2018 dari tangkapan 10 kapal dimusnahkan di Kanwil DJBC Khusus Kepri, terdiri dari sembako, pakaian, dan barang elektronik. KOMPAS.com HADI MAULANARibuan barang hasil penegahan pada Januari dan Februari 2018 dari tangkapan 10 kapal dimusnahkan di Kanwil DJBC Khusus Kepri, terdiri dari sembako, pakaian, dan barang elektronik.

BATAM, KOMPAS.com — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri memusnahkan barang bukti tindak pidana kepabeanan dan cukai di halaman Dermaga Kanwil DJBC Kepri, Kamis (22/2/2018) sore.

Pemusnahan ini merupakan hasil tangkapan selama dua bulan, yakni Januari dan Februari 2018, dengan total ribuan bahan pokok, pakaian, dan barang elektronik.

Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri Rusman Hadi mengatakan, pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil penegahan petugas patroli laut (patla) Bea dan Cukai sejak Januari hingga pertengahan Februari 2018 dari 10 kapal yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah.

"Barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti hasil penegahan dari tangkapan 10 kapal," kata Rusman Hadi, Kamis (22/2/2018).

Rusman menjelaskan, barang-barang yang dimusnahkan di antaranya 300 botol minuman alkohol, 1.045 berbagai jenis bahan pokok, 1.754 barang elektronik, dan 2.276 ballpress.

"Barang-barang ini sudah menjadi BMN (barang milik negara) dan sudah mendapat persetujuan dari Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun untuk dimusnahkan," ungkap Rusman.

Baca juga: Bea dan Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan 171 Ton Rotan ke Malaysia

Pemusnahan itu dilakukan di dua tempat mengingat luas lokasi pemusnahan di Kanwil DJBC terbatas.

"Untuk lanjutan pemusnahan akan kami laksanakan di Mako Brimob Tanjung Balai Karimun karena lokasi pemusnahan di Kanwil DJBC Khusus Kepri tidak memungkinkan," ujar Rusman.

Tidak hanya pemusnahan, dalam kesempatan itu, Kanwil DJBC Khusus Kepri juga menghibahkan satu speedboat SB Senopati kepada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Kantor Pusat DJBC dan diterima secara simbolis oleh Direktur P2 Kantor Pusat DJBC Wijayanta.

"Speedboat tersebut merupakan hasil tangkapan kami dan akan dihibahkan kepada kantor pusat Bea dan Cukai untuk menjadi aset sesuai penetapan Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun," ucap Rusman.

Baca juga: Bea dan Cukai Bogor Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Tembakau Ilegal

Direktur P2 Kantor Pusat DJBC Wijayanta mengaku bangga dan memberikan apresiasi terhadap keberhasilan jajaran Kanwil DJBC Khusus Kepri atas penindakan yang dilakukan. Nantinya speedboat hibah tersebut akan digunakan untuk patroli di perairan Indonesia.

"Kami bangga dan sangat mengapresiasi kinerja Kanwil DJBC Kepri. Ke depan, tindakan ini dapat ditingkatkan karena tantangan ke depan tidaklah ringan, harus lebih sigap melakukan pengawasan," kata Wijayanta.

Seperti yang dideklarasikan Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama jajarannya pada 13 juli 2017, pengawasan impor berisiko tinggi harus dimaksimalkan untuk membangkitkan perekonomian Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X