Kompas.com - 20/02/2018, 18:17 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur Yusuf Waluwanja (kiri) dan Comunication Manager dari Program INOVASI Stephanie Carter (kanan) saat memberikan penjelasan tentang Program INOVASI di Kabupaten Sumba Timur, Selasa (20/2/2018) KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereKepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur Yusuf Waluwanja (kiri) dan Comunication Manager dari Program INOVASI Stephanie Carter (kanan) saat memberikan penjelasan tentang Program INOVASI di Kabupaten Sumba Timur, Selasa (20/2/2018)

KUPANG, KOMPAS.com - Hingga saat ini masih ada guru di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang memiliki gaji Rp 50.000 per bulannya.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur Yusuf Waluwanja kepada Kompas.com, di sela-sela kegiatan Program INOVASI bersama sejumlah wartawan di Waingapu, Selasa (20/2/2018).

"Masih ada satu atau dua orang guru honor yang gajinya Rp 50.000. Mereka adalah guru honorer di sekolah yang dibiayai dari dana biaya operasional sekolah (BOS)," ucap Yusuf.

Dengan kondisi seperti itu, para guru kesulitan untuk membiayai hidup mereka sehari-hari. Namun saat ini, pemerintah desa setempat telah memberikan gaji tambahan dengan menggunakan dana alokasi desa.

"Jadi sekarang guru honor yang gaji minim, mungkin hanya beberapa orang saja," tutur Yusuf.

(Baca juga : Gaji Guru PNS di DKI Maksimal Rp 14 Juta Sebulan )

Selain itu, sambung Yusuf, ada beberapa kendala yang dihadapi pemerintah daerah setempat, yakni jarak tempuh siswa dari rumah ke sekolah yang mencapai tujuh kilometer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena itu kami berharap lewat program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (Inovasi) ini, berbagai persoalan yang berkaitan dengan pendidikan di Sumba Timur bisa diangkat dan mampu memberi solusi lewat program dan kebijakan pemerintah daerah,"ujarnya.

Di tempat sama, Communication Manager dari Program Inovasi, Stephanie Carter mengatakan, program ini ada di empat Kabupaten di Pulau Sumba, NTT. Tujuannya untuk menemukan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan masalah pendidikan.

Program Inovasi merupakan sebuah program pendidikan yang dibiayai pemerintah Australia, dan bekerja sama dengan pemerintah Provinsi NTT.

"Kami berharap program kami mampu memberi pemahaman lain tentang berbagai kesulitan yang dihadapi para guru maupun siswa yang ada di Sumba dalam, sehingga bisa dicarikan solusi secara bersama-sama," ucapnya.

(Baca juga : 2017, Gaji Guru Honorer di Magelang Naik Sesuai UMK

Carter mengatakan, program Inovasi mulai dilakukan di NTT, pada Juli 2017. Penandatanganan MoU-nya dengan Pemprov NTT dilakukan November 2017. Program ini akan dilaksanakan hingga 2019.

“Kita berharap semua pihak baik pemerintah, swasta, dan masyarakat, memikirkan nasib guru. Peningkatan kompentesi dan taraf hidup mereka sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak-anak di sekolah,” tutupnya.

Kompas TV Penganiayaan ini dilakukan bukan oleh murid, tetapi oleh orangtua siswa.




Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X