KPU Surakarta Tetapkan 14 Parpol Calon Peserta Pemilu 2019

Kompas.com - 15/02/2018, 16:16 WIB
Kapolresta Surakarta Kombes Ribut Hari Wibowo menandatangi deklarasi kampanye damai dengan disaksikan Ketua KPU Surakarta, Dandim 0735/Surakarta, Panwaslu, dan ketua tim pemenangan paslon di Mapolresta Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/2/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniKapolresta Surakarta Kombes Ribut Hari Wibowo menandatangi deklarasi kampanye damai dengan disaksikan Ketua KPU Surakarta, Dandim 0735/Surakarta, Panwaslu, dan ketua tim pemenangan paslon di Mapolresta Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/2/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta telah menetapkan 14 partai politik peserta Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Adapun rangkaian penetapan 14 partai politik telah dimulai pada 3 Oktober 2017.

"Ada tiga fase penetapan 14 parpol peserta Pileg dan Pilpres 2019," kata Ketua KPU Surakarta, Agus Sulistyo, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/2/2018).

Fase pertama, kata Agus, sudah ditentukan dalam Undang-Undang No 7, yaitu partai yang mengikuti Pemilu 2014 tidak dilakukan verifikasi faktual. Maka, yang dilakukan verifikasi faktual adalah partai yang selain 2014.

"Di tengah jalan ada beberapa gugatan. Ada sembilan partai politik pada saat itu menggugat ke Bawaslu. Sembilan parpol ini termasuk partai baru, seperti Partai Idaman, Berkarya, dan lainnya," jelas Agus.

Baca juga: Cocokkan Data Pemilih, KPU Surakarta Datangi Rumah Warga Mulai Besok

Fase selanjutnya, sambung Agus, semua partai politik harus dilakukan verifikasi faktual. Hasilnya, ada 14 partai politik calon peserta Pemilu 2019.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ke-14 parpol tersebut adalah Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), PDI-P, Hanura, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerindra, Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Berkarya, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta Partai Garuda.

"Di Solo yang tercatat di sistem informasi partai politik (sipol) KPU. Yang menyerahkan berkas dan memproses ada 16 parpol. Pasca-putusan Bawaslu ini, Garuda tidak lolos. Yang masih berlanjut ada tiga, dan partai lama (2014) tidak lolos satu PKPI," ungkapnya.

Baca juga: KPUD Surakarta Siapkan 1.025 TPS dan 10.000 Petugas pada Pilkada Jateng

Kompas TV KompasTV bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat untuk bersama-sama mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah 2018.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X