Amankan 66 Kg Sabu, Tim Gabungan Selamatkan 332.000 Jiwa

Kompas.com - 30/01/2018, 09:15 WIB
Kapolda Kepri Irjen Didid melakukan pres rilis terkait pengungkapan penyelundupan narkoba oleh jaringan internasional dengan barang bukti 66,043 Kg Sabu oleh tim gabungan KOMPAS.com/ HADI MAULANAKapolda Kepri Irjen Didid melakukan pres rilis terkait pengungkapan penyelundupan narkoba oleh jaringan internasional dengan barang bukti 66,043 Kg Sabu oleh tim gabungan
|
EditorErwin Hutapea


BATAM, KOMPAS.com — Tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri, KPU Bea Cukai Tipe B Batam, dan pihak Bandara Hang Nadim Batam berhasil menyelamatkan 332.000 jiwa.

Hal ini karena tim gabungan berhasil mengungkap aksi penyelundupan sabu asal Singapura yang disebar ke seluruh Tanah Air menggunakan kargo seberat 66,043 kilogram.

"Setidaknya jika 1 gram sabu dipergunakan lima jiwa, tentunya dari total 66,043 kg sabu, kami berhasil menyelamatkan 332.000 jiwa generasi muda," kata Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi, Senin (29/1/2018).

Meski berhasil mengungkap jaringan yang eksis sejak 2016 ini, Didid tidak menepis bahwa ada juga beberapa aksi yang lolos dari pantauan anggotanya.

"Saya akui, dari sekian banyak penggagalan, tentunya pasti ada beberapa yang lolos. Namun, hal itu tidak menjadi alasan untuk kami tidak memberikan hasil penindakan yang baik, salah satunya penindakan 66 kg sabu saat ini," ungkap Didid.

Baca juga: Kirim 66 Kg Sabu, Dua Kurir Ini Dapat Upah Rp 120 Juta

Kompas TV 11 pelaku dari 3 jaringan internasional, baik warga negara Indonesia maupun warga asing ditangkap.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
Banjir Sebabkan Sejumlah Kotak Suara Pilkada Kota Cilegon Rusak

Banjir Sebabkan Sejumlah Kotak Suara Pilkada Kota Cilegon Rusak

Regional
Warga di Kaki Gunung Semeru Diminta Waspadai Potensi Lahar Dingin

Warga di Kaki Gunung Semeru Diminta Waspadai Potensi Lahar Dingin

Regional
Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X