Cegah Kampanye Hitam Pilkada Jateng, Polisi Patroli Medsos 24 Jam - Kompas.com

Cegah Kampanye Hitam Pilkada Jateng, Polisi Patroli Medsos 24 Jam

Kompas.com - 12/01/2018, 19:32 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

SOLO, KOMPAS.com — Satuan Petugas (Satgas) Anti Black Campaign atau kampanye hitam jajaran Polresta Solo menggelar patroli media sosial di dunia maya. Hal ini untuk mengantisipasi kecurangan kampanye seluruh paslon Pilkada Jateng 2018 dan Pilpres 2019.

"Satgas sudah mulai beroperasi awal Januari lalu, seluruh media sosial akan kami awasi. Fokusnya terkait berita-berita dan ujaran kebencian yang menyangkut Pilkada Jateng, pileg maupun pilpres," kata Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, Jumat (12/1/2018).

Andy mengatakan, dunia maya seperti medsos berpeluang dijadikan kampanye negatif para paslon dan kelompok tertentu. Medsos digunakan untuk menyebarkan berita bohong yang dapat membuat masyarakat resah.

Untuk itu, sambung Andy, Polri berjasama dengan Panwaslu menjaga dan mengawasi demi kelancaran Pilkada Serentak  2018 hingga Pilpres 2019.

(Baca juga : Gerindra Merapat ke Gus Ipul, Poros Tengah Pilkada Jatim Bubar )

Sejak beroperasi dua pekan lalu, lanjut dia, belum ditemui berita maupun ujaran kebencian. Kendati demikian, timnya tetap menyiagakan petugas Satgas selama 24 jam yang bertempat di pusat pengendalian kamera CCTV di Traffic Management Centre (TMC), Mako 2 Polresta Solo, Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Andy menambahkan, timnya akan menindak oknum hingga kelompok jika ditemui kampanye negatif melalui laporan dan aduan masyarakat di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Solo. 

Kompas TV Petahana Ganjar Pranowo ditantang Sudirman Said.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorReni Susanti
Komentar

Terkini Lainnya

Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Megapolitan
Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Megapolitan
KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

Nasional
Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Nasional
Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Megapolitan
Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Nasional
Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Regional
Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Internasional
Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Nasional
Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Megapolitan
Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Nasional
OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

Nasional
Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Regional
Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Nasional
Kain Waring Dipasang di Dekat Tempat Makan Atlet

Kain Waring Dipasang di Dekat Tempat Makan Atlet

Megapolitan

Close Ads X