Polres Karawang Instruksikan Tembak Mati Pelaku Curanmor - Kompas.com

Polres Karawang Instruksikan Tembak Mati Pelaku Curanmor

Kompas.com - 12/01/2018, 18:44 WIB
Ekspos kejahatan C3 di wilayah Karawang, Jumat (12/1/2018)  di Mako Polres Karawang.KOMPAS.com/Farida Farhan Ekspos kejahatan C3 di wilayah Karawang, Jumat (12/1/2018) di Mako Polres Karawang.

KARAWANG, KOMPAS.com - Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan merintahkan jajarannya untuk menembak mati pelaku pencurian dengan pemberatan atau kekerasan. Hal ini untuk mengantisipasi bentuk kejahatan dengan kekerasan di Karawang.

"Kami sudah perintahkan jajaran Reskrim dan Polsek untuk melakukan tindakan tegas terukur, baik tembak mati maupun kaki," ungkap Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan, saat ekpose kasus curanmor di Mako Polres Karawang, Jumat (12/1/2018).

Dalam ekspose itu, polisi menghadirkan salah satu tersangka curanmor, yakni DN (23). Tersangka yang menggasak motor di 30 TKP berbeda di Karawang ditembak kakinya oleh polisi. Dia juga terancam hukuman bui 7 tahun.

"DN merupakan pelaku curanmor spesialis rumah. Ia dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun," katanya.

Ia mengatakan, warga Dusun Lemahmukti, Kecamatan Lemahabang, Karawang, terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan petugas saat ditangkap.

"Terpaksa kami melakukan tindakan tegas dan terukur," katanya.

Baca juga : 4 Pelaku Curanmor di Palangkaraya Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Hingga saat ini, Polres Karawang terus melakukan pengembangan terhadap tindak kejahatan curanmor, salah satunya jaringan lokal Karawang yang hasil kejahatannya dijual di Cilamaya.

Tak hanya DN, DI (33) warga Kampung Kiarapayung, Kecamatan Klari, Karawang ini juga dilumpuhkan polisi karena melawan saat ditangkap. DI merupakan penjambret spesialis Jalan Baru Karawang.

"DI dikenai pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman penjara maksimal 9 tahun," tambah Hendy.

Baca juga : Video Mesum Anak Kecil dan Wanita Dewasa Dilakukan di Hotel Bandung

Dalam melancarkan aksinya, DI memepet kendaraan korban yang membawa tas yang menonjol. Kemudian DI menarik paksa tas tersebut.

"Setelah itu, pelaku melarikan diri dengan kecepatan tinggi," ungkapnya.

Kompas TV 3 pelaku pencurian kendaraan bermotor ditembak mati.


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Megapolitan
Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Megapolitan
KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

Nasional
Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Nasional
Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Megapolitan
Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Nasional
Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Regional
Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Internasional
Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Nasional
Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Megapolitan
Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Nasional
OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

Nasional
Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Regional
Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Nasional
Kain Waring Dipasang di Dekat Tempat Makan Atlet

Kain Waring Dipasang di Dekat Tempat Makan Atlet

Megapolitan

Close Ads X