Ponorogo Jadi Daerah Percontohan Desa Inovatif

Kompas.com - 03/01/2018, 22:03 WIB
Reog Ponorogo turut dalam Festival Cap Go Meh 2016, di jalan Hayam Wuruk, Glodok, Jakarta Barat, Minggu (21/2/2016). Festival ini juga dimeriahkan dengan seni kebudayaan lain antara lain Ondel-ondel hingga marching band.  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Reog Ponorogo turut dalam Festival Cap Go Meh 2016, di jalan Hayam Wuruk, Glodok, Jakarta Barat, Minggu (21/2/2016). Festival ini juga dimeriahkan dengan seni kebudayaan lain antara lain Ondel-ondel hingga marching band.

PONOROGO, KOMPAS.com - Ponorogo menjadi pilot project program inovasi yang berhasil dilakukan desa-desa di kabupaten ini dalam mengembangkan potensi yang ada di desanya.

Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi mengatakan, kementerian terus mendorong desa-desa untuk lebih kreatif menciptakan inovasi sesuai dengan potensi yang ada di desanya masing-masing.

Kemendes juga merancang program inovasi desa untuk memberikan percepatan terkait dengan perwujudan desa-desa untuk bisa lebih cepat mandiri, berkembang, dan demokratis.

"Bukan hanya program inovasi desa saja, kita juga melaksanakan bursa inovasi desa yang merupakan ajang penyebaran dan pertukaran gagasan-gagasan kreatif dan inovasi masyarakat desa," ucapnya, Rabu (3/1/2017).


(Baca juga : Kemendes PDTT Akui Masih Kekurangan Pendamping Desa) 

Ponorogo, sambung Anwar, belum lama ini memamerkan 204 kegiatan inovatif desa yang telah dipraktekkan oleh desa-desa di Ponorogo. Mereka juga memamerkan produk-produk unggulan desa, mulai dari kerajinan panahan, kesenian Reog, hingga kopi klobot.

"Semua inovasi dan potensi ini telah dipraktekkan oleh desa-desa di wilayah Kabupaten Ponoro. Contohnya kegiatan inovasi desa yang disediakan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT)," tuturnya.

Untuk desa tersebut, pihaknya memberikan insentif tambahan terkait program yang akan disampaikan desa. Bukan hanya dari kementerian, bank dunia pun akan terlibat dalam bantuan dana.

"Jadi silahkan kepala-kepala desa menyampaikan gagasan konsepnya, nanti kita akan uji dan kita akan berikan insentif yang disebut dengan program pembangunan masyarakat desa local economic development," katanya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorReni Susanti
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X