Sudah Gelar Pengajian, Penjual Sayur Keliling Batal Umrah karena Tertipu

Kompas.com - 02/01/2018, 14:33 WIB
Siti Mujahadah (52) tertunduk lesu di kursi Ruang Lobi Satreskrim Polresta Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/1/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniSiti Mujahadah (52) tertunduk lesu di kursi Ruang Lobi Satreskrim Polresta Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/1/2018).
|
EditorFarid Assifa

SOLO, KOMPAS.com - Siti Mujahadah (52) tertunduk lesu di kursi Ruang Lobi Satreskrim Polresta Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/1/2018).

Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penjual sayur keliling itu sengaja datang ke Polresta Surakarta untuk melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dialaminya.

Siti, panggilan akrab Siti Mujahadah, tertipu oleh biro umrah dan haji PT Ustmaniyah Hannien Tour yang sedianya akan memberangkatkan dirinya bersama suaminya, Muh Daroji (58) ke Tanah Suci Makkah. Padahal, Siti telah membayar tunai biaya umrah ke biro umrah dan haji PT Ustmaniyah Hannien Tour sebesar Rp 53 juta, namun sampai sekarang tak kunjung diberangkatkan ke Tanah Suci.

Justru dua pimpinan biro umrah dan haji PT Ustmaniyah Hannien Tour kini telah ditangkap Jajaran Satreskrim Polresta Surakarta di kantor pusatnya, Jalan Tegar Beriman Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/12/2017) lalu.

Dua pimpinan itu adalah Farid Rosyidin (45) sebagai direktur dan Avianto Boedhy Satya (50) sebagai bendaraha. Mereka saat ini masih ditahan di Polresta Surakarta.

"Saya ke sini hanya ingin meminta agar uang saya Rp 53 juta dikembalikan. Kalau teringat saya itu lemas enggak ada gairah bekerja. Bayangkan uang Rp 53 juta itu enggak sedikit," kata Siti, warga Kaliwungi, Kabupaten Semarang kepada Kompas.com saat melaporkan kasus penipuan dan penggelapan tersebut di Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Siti tidak pernah menduga manajemen biro umrah dan haji PT Ustmaniyah Hannien Tour yang selama ini telah beberapa kali memberangkatkan calon jemaah umrah ke Tanah Suci Makkah melakukan penipuan dan penggelapan.

Sebab, sebelum Siti dan suaminya mendaftar, anaknya telah lebih daulu diberangkatkan ke Tanah Suci oleh biro perjalanan umrah tersebut.

"Makanya saya datang sendiri ke kantornya (waktu itu di Solo Paragon Mal) di Solo untuk mendaftar. Saya daftarnya itu Maret 2017," kata dia.

Baca juga : Korban Penipuan Biro Umrah Capai 1.800 Korban dengan Kerugian Rp 37,8 Miliar

Dia mengaku, setelah mendaftar dan membayar biaya umrah, manajemen PT Ustmaniyah Hannien Tour berjanji akan memberangkatkan dirinya melaksanakan ibadah umrah pada April 2017.

Setelah ditunggu sampai April, namun ia tak kunjung berangkat juga. Bahkan ia mengaku sudah menggelar acara pengajian pamitan berangkat umrah dengan mengundang warga sekitar.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Regional
Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Regional
Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Regional
Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Regional
Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Regional
Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Regional
Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Regional
Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Regional
Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Regional
Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Regional
Sadis, Seorang Istri di Kalteng Bunuh Suami Saat Rebahan

Sadis, Seorang Istri di Kalteng Bunuh Suami Saat Rebahan

Regional
Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Regional
Visa Umrah Disetop Arab Saudi, Ribuan Calon Jemaah Jateng Terancam Batal Berangkat

Visa Umrah Disetop Arab Saudi, Ribuan Calon Jemaah Jateng Terancam Batal Berangkat

Regional
Kaburnya Tahanan Wanita di Bandung, Berbaur dengan Warga, Kini Diburu

Kaburnya Tahanan Wanita di Bandung, Berbaur dengan Warga, Kini Diburu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X