Kompas.com - 13/12/2017, 07:44 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan sambutan dalam acara pelantikan Bupati Brebes, belum lama ini. Ganjar akan menemui presiden untuk memperjuangkan nasib ribuan GTT di Provinsi Jateng. Kompas.com/Andi KaprabowoGubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan sambutan dalam acara pelantikan Bupati Brebes, belum lama ini. Ganjar akan menemui presiden untuk memperjuangkan nasib ribuan GTT di Provinsi Jateng.
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mendapat penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kepatuhan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

Penghargaan itu tidak lepas dari adanya kewajiban bagi para pejabat di Jateng yang harus menyerahkan LHKPN.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, Jateng diberi penghargaan tidak lepas dari adanya regulasi dari daerah yang mengatur soal LHKPN. Pemda menerbitkan regulasi berupa Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 770/4 Tahun 2014.

Beleid (kebijakan) itu mewajibkan para pejabat setingkat eselon I sampai eselon IV untuk lapor harta kekayaan. Aturan itu juga berlaku kepada direksi, komisaris, dewan pengawas BUMD milik Provinsi Jateng.

"LHKPN sampai eselon IV ini sebenarnya meniru sistem di kementerian, tapi itu belum banyak pemerintah daerah yang melakukan," ujarnya, di Semarang, Selasa (12/12/2017) malam.

Menurut politisi 49 tahun ini, pelaporan LHKPN diberlakukan untuk mewujudkan tata pemerintahan yang bersih dan transparan. Dengan pelaporan harta, para pejabat dapat meminimalisasi korupsi dan gratifikasi.

Baca juga : Gubernur Jateng: Membuat LHKPN Itu Mudah, tetapi Sulit Dituliskan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak penerapan aturan itu, sambung Ganjar, Jateng selama tiga tahun berturut-turut menerima penghargaan yang sama dari KPK. Tahun 2016, penghargaan diberikan dalam kategori Pemerintah Daerah dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik.

Sementara pada 2015, penghargaan diberikan karena menjadi pengendali gratifikasi dengan jumlah laporan gratifikasi terbanyak.

"Lapor LHKPN ini sebenarnya mudah. Tapi memang ada saja sebagian pejabat yang mengaku kesulitan. Mereka sulit menuliskan sumber hartanya dari mana, bahkan ada yang katanya menjual hartanya dulu sebelum lapor LHKPN,” paparnya.

Penghargaan Jateng sendiri diserahkan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (12/12) di sela peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2017.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X