Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik Sejauh 12 Kilometer

Kompas.com - 12/12/2017, 11:17 WIB
Wisatawan di Pura Besakih yang berlatar belakang Gunung Agung meletus di Karangasem, Bali, Selasa (28/11/2017). ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANAWisatawan di Pura Besakih yang berlatar belakang Gunung Agung meletus di Karangasem, Bali, Selasa (28/11/2017).
|
EditorFarid Assifa

KARANGASEM, KOMPAS.comGunung Agung di Karangasem, Bali, kembali menyemburkan material abu vulkanik pada Selasa (12/12/2017).

Bahkan, semburan abu mencapai jarak 12 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.15 Wita. Embusan abu ini terjadi seiring munculnya asap kelabu setinggi lebih kurang 1.500 meter.

Angin yang berembus ke arah selatan menyebabkan hujan abu terjadi di wilayah-wilayah padat penduduk di sekitar Gunung Agung.

Walau mengeluarkan abu vulkanik, pada siang hari puncak Gunung Agung tertutup kabut. Pantauan mengenai terjadinya hujan abu ini langsung menyebar melalui jaringan informasi lokal.

Berdasarkan pantauan petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Desa Rendang Karangasem, pada pukul 06.00-12.00 Wita gempa permukaan gunung masih terdeteksi, baik gempa embusan, low frequency, maupun gempa vulkanik.

Kasubid Mitigasi Wilayah Barat PVMBG Kristianto mengatakan, hujan abu sesungguhnya terjadi beberapa hari terakhir.

Namun, arah angin sebelumnya ke barat laut dan utara, jauh dari permukiman padat, kali ini ke selatan.

"Sebelumnya cenderung ke barat laut dan utara, sekarang hari ini ke selatan," kata Kristianto.

Baca juga: Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik

Menurut dia, arah penyebaran abu sangat dipengaruhi arah angin dan berat material. Semakin kuat embusan angin, distribusi sebaran abu akan semakin jauh.

"Kesimpulannya sebaran abu tergantung arah dan kecepatan angin," kata Kristianto.

Baca juga: Analisis BNPB Terkait Kondisi Terkini Gunung Agung

Kompas TV Gubernur Bali kembali menegaskan, wisata di Bali aman dikunjungi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Regional
Gempa M 5,8 Berkedalaman 10 Km Guncang Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,8 Berkedalaman 10 Km Guncang Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X