Ungkap Identitas, Polisi Sebar Sketsa Korban Mutilasi di Karawang

Kompas.com - 09/12/2017, 17:03 WIB
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng saat memberikan keterangan, Sabtu (9/12/2017). KOMPAS.com/Farida FarhanKasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng saat memberikan keterangan, Sabtu (9/12/2017).
|
EditorErwin Hutapea

KARAWANG, KOMPAS.com - Polisi belum menemukan potongan wanita belia yang ditemukan di Dusun Ciranggon III,  Desa Ciranggon, RT 11, RW 03, Kecamatan Majalaya, Karawang, Jawa Barat, tanpa kepala dan kaki hingga hari ini. Oleh karena itu, polisi menyebar sketsa ciri khusus korban.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengungkapkan, saat ini pihaknya belum menemukan potongan tubuh korban. Maka dari itu, pihaknya memperluas garis polisi sepanjang 20 meter.

"Saat kami ini tengah fokus mencari identitas korban, apalagi jari tangan sudah tidak bisa dites menggunakan alat sidik jari atau mambis," ucap Maradona saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (9/12/2017).

Baca juga: Korban Diduga Mutilasi di Karawang Punya 2 Tato dan Berumur Sekitar 19 Tahun

Sementara itu, luka-luka yang terdapat di tubuh korban belum diketahui secara jelas karena ditemukan dalam kondisi gosong. "Yang teridentifikasi luka potong dan bakar. Dokter forensik baru memberikan kesimpulan perempuan dan 19 tahun," kata dia.

Untuk mempercepat pengungkapan identitas korban, pihaknya menyebarkan sketsa ciri khusus pada tubuh korban dan pakaian yang dipakai saat itu. "Saat itu korban memakai sweater  abu-abu bertuliskan "Green", kaus cokelat, dan bra warna merah," tambahnya.

Selain itu, kata dia, di dada bagian atas terdapat tato bertuliskan "Stones" atau "Rolling Stones" berukuran 7 cm x 3 cm dan di punggung sebelah kanan bergambar wanita bersayap yang sedang duduk berukuran 5 cm x 5 cm.

Imbauan

Polisi mengimbau kepada masyarakat yang mengenali ciri-ciri tersebut untuk menghubungi Command Center Polres Karawang di nomor 0859 7280 0212.

Selain itu, Maradona juga mengatakan agar masyarakat tidak mengaitkan kasus tersebut dengan kepentingan pribadi dan mengunggah di media sosial. 

Sebelumnya diberitakan, pada Kamis (7/12/2017), sesosok mayat tanpa kepala dan kaki ditemukan di Dusun Ciranggon III, RT 11, RW 03, Kecamatan Majalaya, Karawang. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi gosong. Polisi menduga tempat tersebut hanya menjadi tempat pembuangan. 

Kompas TV Di lokasi polisi menemukan sidik jari yang diduga milik pelaku pembunuhan dan mutilasi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Regional
Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 15 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 15 Agustus 2020

Regional
3 Pelajar Positif Covid-19, Kota Serang Tetap Buka Sekolah pada 18 Agustus

3 Pelajar Positif Covid-19, Kota Serang Tetap Buka Sekolah pada 18 Agustus

Regional
HUT ke-70 Jateng, Ganjar: Pandemi Jadi Momentum Kita untuk Bangkit!

HUT ke-70 Jateng, Ganjar: Pandemi Jadi Momentum Kita untuk Bangkit!

Regional
Dapat Internet Gratis, Siswa Kurang Mampu Belajar di Markas Brimob

Dapat Internet Gratis, Siswa Kurang Mampu Belajar di Markas Brimob

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2020

Regional
Kisah Hadi, Perutnya Membesar sejak Usia 1 Tahun hingga Sulit Berjalan

Kisah Hadi, Perutnya Membesar sejak Usia 1 Tahun hingga Sulit Berjalan

Regional
'Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam...'

"Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam..."

Regional
'Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri'

"Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri"

Regional
Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

Regional
6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X