Maju Pilwalkot Makassar, Menantu Aksa Mahmud Diusung 4 Partai

Kompas.com - 04/12/2017, 19:32 WIB
CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin atau Appi ikut meramaikan Pemilihan Walikota Makassar 2018 mendatang. KOMPAS.com/Hendra CiptoCEO PSM Makassar Munafri Arifuddin atau Appi ikut meramaikan Pemilihan Walikota Makassar 2018 mendatang.
|
EditorCaroline Damanik

MAKASSAR, KOMPAS.com - CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin atau Appi ikut meramaikan Pemilihan Walikota Makassar 2018 mendatang. Pria yang kerap disapa Appi itu menjadi pesaing petahana, Mohammad Ramdhan Pomanto. 

Appi merupakan anak menantu, Aksa Mahmud. Sedangkan Aksa adalah adik ipar JK. Aksa merupakan pendiri Bosowa Grup yang juga mantan Wakil Ketua MPR pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri-Susilo Bambang Yudoyono pada tahun 2004-2009.

Ketua Pelaksana Harian Partai Golkar Nurdin Halid menyatakan, Appi diusung oleh 4 partai yakni, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan partai PBB.

"Kenapa Golkar mengusung Appi, karna dia kader Golkar. Pak JK orang Golkar, pak Aksa Mahmud orang Golkar. Jadi Appi ini keluarga Golkar," tuturnya dalam keterangan pers usai menyerahkan surat rekomendasi ke Appi di Hotel Arya Duta di Makassar, Senin (4/12/2017).

Saat ditanya pendamping Appi, Nurdin mengaku menyerahkan ke calon Wali Kota Makassar. Namun jelas, calon Wakil Walikota Makassar yang akan mendampingi Appi akan dimusyawarahkan oleh partai pengusung.

"Appi akan menyetorkan tiga nama calon pendampingnya. Nanti tiga nama itu akan dimusyawarahkan oleh pengurus partai pengusung. Jelas mempunyai kriteria-kriteria," tambahnya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X