Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Pencurian Gadis Difabel

Kompas.com - 20/11/2017, 17:41 WIB
Kapolres Bantul AKBP Imam kabut Sariadi bersama Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo mengapit AF pelaku pencurian dengan kekerasan. KOMPAS.com/Markus YuwonoKapolres Bantul AKBP Imam kabut Sariadi bersama Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo mengapit AF pelaku pencurian dengan kekerasan.
|
EditorReni Susanti

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resort Bantul, Yogyakarta, mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan terhadap seorang gadis difabel UDC (27) di Dusun Plawonan, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (18/11/2017).

Pelaku berinisial AF (42), warga Papua yang tinggal di Yogyakarta sejak lima tahun terakhir. Pelaku ditangkap Senin (20/11/2017) dini hari di sekitar tugu pal putih, Kota Yogyakarta.

Kapolres Bantul AKBP Imam kabut Sariadi mengatakan, pada Sabtu, pelaku menumpang mobil dari Kota Yogyakarta menuju Purwokerto. "Sopir yang merasa tidak nyaman menurunkan pelaku di sekitar sana (rumah korban)," ujar Imam di Mapolres Bantul, Senin.

Saat akan mencuci muka, pelaku melihat rumah korban kosong. Lalu terbersit niat untuk mencuri. Ketika asik mengepak barang seperti televisi dan barang lainnya, UDC memergoki aksi tersebut.

Korban yang kebetulan menggunakan pakaian daster lalu disingkap untuk membekap korban. "Korban berteriak, lalu pelaku membekap tubuh korban," tutur dia.

(Baca juga : Bayi Ini Jadi Korban Pelecehan dan Pembunuhan Pacar Ibunya)

Imam mengatakan, korban meninggal setelah dibekap pelaku. Setelah meninggal, perhiasan di tubuh korban diambil.

"Untuk uangnya seperti pengakuan keluarga korban masih kita selidiki, karena dari pengakuan pelaku tidak ada uang yang diambil," tuturnya.

Polisi kemudian mengamankan tv, sprei, bungkus makanan, sejumlah perhiasan, dan telepon genggam. Barang hasil curian tersebut belum terjual karena beberapa rekan pelaku tidak ada yang mau membeli. Bahkan oleh rekannya, pelaku diberi uang Rp 250.000.

Mengenai dugaan pemerkosaan, karena korban ditemukan telanjang dan ada bercak darah, polisi masih menyelidikinya. 

AF mengaku mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi. Selama tinggal di Yogyakarta, ia  tidak memiliki pekerjaan tetap.

"Saya nganggur tidak punya biaya di sini," tutur AF saat memberikan keterangan kepada Kapolres.

(Baca juga : Tengkorak di Dalam Sumur Tua Itu Korban Pembunuhan 2 Tahun Lalu)

Pelaku saat ini mendekam di tahanan Mapolres Bantul untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. AF dijerat pasal 365 KUHP, ayat 3 mengenai pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

"Nanti akan kita lihat lagi apakah akan dijerat pasal tambahan," pungkas Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Regional
Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Regional
Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Regional
Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Regional
Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Regional
Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Regional
Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Regional
Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Regional
6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

Regional
Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Regional
Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Regional
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Regional
Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Regional
Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X