Nurdin Halid: Golkar Tidak Terpengaruh Masalah Setya Novanto

Kompas.com - 17/11/2017, 18:40 WIB
Ketua Harian Golkar Nurdin Halid menjawab pertanyaan wartawan soal dinamika yang terjadi di Partai Golkar di Senayan, Jakarta, Rabu (27/9/2017) Kompas.com/Rakhmat Nur HakimKetua Harian Golkar Nurdin Halid menjawab pertanyaan wartawan soal dinamika yang terjadi di Partai Golkar di Senayan, Jakarta, Rabu (27/9/2017)
|
EditorErwin Hutapea

MAKASSAR, KOMPAS.com — Ketua Pelaksana Harian Partai Golkar Nurdin Halid menyatakan prihatin atas musibah yang menimpa Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Namun, masalah yang dialami Novanto tidak memengaruhi Partai Golkar.

"Kami prihatin dengan musibah yang menimpa Ketua Umum Partai Golkar. Di balik keprihatinan itu, kami berdoa supaya masalah yang dihadapi Pak Novanto cepat selesai. Insya Allah Golkar tidak akan terpengaruh, Golkar akan tetap solid, karena Golkar memiliki mekanisme sistem yang baku dalam menjalankan roda organisasi," kata Nurdin dalam rilis yang diterima Kompas.com di Makassar, Jumat (17/11/2017).

Nurdin menuturkan, sejak penetapan status tersangka yang pertama, Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Novanto untuk melakukan langkah-langkah hukum dengan mengangkat pengacara. Dengan demikian, partai tidak akan mencampuri urusan yang bersifat pribadi yang berkaitan proses hukum.

"Karena itu persoalan pribadi,  ranahnya bukan ranah Golkar, dan tidak ada intervensi dari partai. Tapi sebagai seorang sahabat, tentu kami mendoakan, dan apabila Setnov meminta bantuan hukum dari Golkar, insya Allah partai akan menyiapkan bantuan itu. Bagaimanapun Pak Novanto Ketua Umum Golkar," tutur dia.

Baca juga: Ramaikan Pilkada Sulsel, Nurdin Halid Akan Gelar Deklarasi 5 Hari

Terkait dengan masalah yang dihadapi Novanto, lanjut Nurdin, Golkar akan melakukan kajian dan evaluasi sesuai perkembangan politik saat ini.

"Kami tidak boleh gegabah karena kalau kami mau mengganti ketua umum. Tapi Golkar akan mengkaji dan mengevaluasi terhadap kebutuhan. Apakah dibutuhkan untuk muslub atau tidak dibutuhkan. Tergantung terhadap kajian dan evaluasi, melihat dinamika perkembangan yang dihadapi Pak Novanto," ujar dia.

Soal rakernas pada puncak hari ulang tahun Golkar, kata Nurdin, semula akan dilaksanakan di Makassar, tetapi dipindahkan ke Jakarta karena direncanakan dihadiri Presiden Jokowi.

"Semula akan ditempatkan di sini, tapi dipindahkan ke Jakarta. Bukan soal terlalu jauh, tetapi mengikuti jadwal Presiden yang sangat padat. Insya Allah Bapak Presiden akan hadir dan tanggalnya pada akhir bulan dan sesuai dengan jadwal Presiden," ujarnya.

Menurut Nurdin, jika ketua umum tidak bisa melakukan kegiatan dan fungsinya, tentu ketua harian bersama pengurus lainnya yang akan melaksanakan.

"Insya Allah ketua harian akan mampu melakukan fungsi-fungsinya sesuai dengan anggaran dasar-anggaran rumah tangga partai," tambah dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X