Kompas.com - 02/11/2017, 21:18 WIB
|
EditorCaroline Damanik

PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Seorang wanita ditilang polisi karena tidak mengenakan helm saat Ditlantas Polda Kalimantan Tengah menggelar operasi zebra di seputaran ruas Jalan George Obos, Kota Palangkaraya, Kamis (2/11/2017).

Dirlantas Polda Kalimantan Tengah Kombes Eko Waluyo mengatakan, wanita itu dihentikan  polisi lantaran enggan menggunakan helm. Alasannya, dia baru pulang dari salon. Dia mengaku tidak menggunakan helm karena tak ingin tatanan rambutnya rusak.

Wanita pengendara motor itu sebenarnya membawa helm, tetapi tidak memakainya.

"Kenapa enggak pakai helm, padahal helmnya ada dibawa?" tanya polisi.

"Iya Pak, saya mau ada acara, habis dari salon. Rumahnya dekat sini saja, Pak. Kalau dipakai rusak lagi rambutnya," jawab wanita tersebut.

"Gimana caranya mau pulang kalau tidak bisa pakai helm," ucap sang polisi disambut tatapan bingung si wanita.

"Nanti biar kami antarkan ke rumahnya. Nanti sepeda motornya biar kami yang bawa sampai rumahnya," tambah si polisi.

Petugas pun lalu menilangnya.

(Baca juga: Pemotor "Ngumpet" Masuk Gang hingga Pura-pura Parkir gara-gara Razia)

Setelah menilang, petugas kepolisian mengantarkan sang pengendara wanita itu sampai ke tujuan agar rambutnya tidak rusak setelah dari salon. Sementara itu, motornya dibawa  petugas lain.

Eko heran mengapa hingga kini masih  ada pengendara roda dua yang selalu enggan menggunakan helm. Sementara helm merupakan hal yang sangat penting bagi pengendara kendaraan roda dua dalam menjaga keselamatan saat berkendara.

“Semua pengendara harus mematuhi aturan berkendara dengan menggunakan semua peralatan keselamatan saat berkendara, baik roda empat maupun roda dua. Walau berkendara dengan jarak pendek sekalipun karena kita tidak tahu kapan kecelakaan itu akan terjadi. Kami akan melakukan tilang bagi pengendara yang tidak menggunakan helm,” katanya saat ditemui di kantornya pada Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah, Kamis.

 

 

Kompas TV Para pelanggar tidak keberatan dengan sanksi yang mereka terima.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.