Tujuh Sekolah Dibakar di Palangkaraya, Dua Tersangka Baru Ditangkap

Kompas.com - 30/10/2017, 20:47 WIB
Polisi menjaga puing sekolah yang terbakar. Sekitar 8 sekolah di Palangkaraya dibakar orang tak dikenal dalam sepekan. Tribun Kalteng/FaturahmanPolisi menjaga puing sekolah yang terbakar. Sekitar 8 sekolah di Palangkaraya dibakar orang tak dikenal dalam sepekan.
|
EditorCaroline Damanik

PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Polisi kembali meringkus dua pelaku dalam kasus pembakaran tujuh gedung sekolah dasar yang terjadi sepanjang bulan Juli lalu di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Keduanya, EM dan DN, sudah diamankan di Mako Brimob, Kelapa dua, Jakarta. Mereka mengaku di hadapan polisi sebagai pelaku pembakaran gedung sekolah yang memiliki peran berbeda.

Wakapolda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Dedi Prasetyo, mengatakan bahwa jajarannya yang bekerja sama dengan tim Mabes Polri akan terus berupaya mengembangkan kasus pembakaran sekolah ini agar semua bisa terungkap dengan tuntas.

“Setelah berhasil mengamankan dua orang tersangka baru, menurut pengakuan sementara dari tersangka DN yang berperan sebagai eksekutor pembakar, dia telah melakukan pembakaran pada Sekolah Dasar Negeri 1 Palangkaraya. Sementara itu, secara terpisah, tersangka berinisial EM mengaku berperan sebagai koordinator atas pelaksanaan eksekusi pembakaran gedung Sekolah Dasar Negeri 1 Palangkaraya," kata Dedi saat ditemui seusai memimpin gladi bersih simulasi pengamanan Pilkada Serentak di halaman Mako Polda Kalimantan Tengah, Senin (30/10/2017).

(Baca juga: Polisi Tetapkan Anggota DPRD Sebagai Tersangka Pembakaran 7 Sekolah)

Dedi mengatakan, polisi akan terus melakukan pengembangan melalui informasi dari dua tersangka baru tersebut dan tidak menutup kemungkinan penambahan jumlah tersangka. Hingga kini, lanjut dia, polisi telah mengamankan sebelas orang tersangka yang terlibat dalam kasus pembakaran sekolah di Palangkaraya.

Selain itu, pada saat yang sama, seorang saksi masih dimintai keterangan di Mabes Polri, Senin (30/10/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasus pembakaran tujuh gedung sekolah dasar negeri terjadi sepanjang bulan Juli lalu di Palangkaraya. Kasus ini telah menyeret seorang anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, berinisial YB beserta delapan tersangka lainnya.

 

Kompas TV Polisi Terus Selidiki Kasus Terbakarnya 4 Sekolah
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.