Kompas.com - 23/10/2017, 18:11 WIB
Gala Desa 2017 di Kabupaten Sintang akan mempertandingan enam cabang olahraga yaitu sepak bola, sepak takraw, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, dan atletik. Gala Desa 2017 di Kabupaten Sintang akan mempertandingan enam cabang olahraga yaitu sepak bola, sepak takraw, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, dan atletik.
EditorTjahjo Sasongko


JAKARTA, Kompas.com - Menyambut momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017, Kemenpora terus berupaya untuk mengimplementasikan konsep/kebijakan Sentra Pemberdayaan Pemuda (SPP). Implementasi kebijakan ini diharapkan bisa diterapkan di berbagai daerah, bahkan hingga ke tingkat desa.

"Sentra ini menjadi penting karena kita dorong untuk menjadi tempat aktifitas sahabat pemuda secara positif,” ujar Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof. Faisal Abdullah.

 “Merujuk pada Permenpora Nomor 32/2016 tentang Sentra Pemberdayaan Pemuda, Sentra ini bisa menampung aktifitas pemuda pada beragam peminatan seperti kreatifitas, iptek/pendidikan, seni-budaya, olahraga, imtak, dsb,” tambah Faisal.

Agar kebijakan tentang SPP ini dapat dilaksanakan di daerah-daerah secara legal dan tersistem, telah dilakukan  pembahasan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK)-nya bersama Kemendagri. Diharapkan agar Pemprov, Pemkab, dan Pemkot, bahkan Desa dapat mengalokasikan anggarannya masing-masing sebagai bentuk dukungan teknis kegiatan SPP.

"Kalau tidak bergotongroyong seperti ini, sangat sulit kebijakan Kemenpora dapat menjangkau lebih dari 60 juta pemuda di Indonesia. SPP ini sebetulnya bersifat generik. Nama aktfitas sahabat pemuda itu bisa apa saja, termasuk kepramukaan, pencinta alam, sanggar seni/musik, remaja mesjid/gereja, palang merah remaja dsb. Jadi, dapat bermitra dg siapa saja di pusat dan daerah, termasuk Karang Taruna,” urai Faisal.

Di tingkat Desa, Kemenpora telah menandatangani MoU dengan Kemendesa-PDTT, antara lain berkenaan dengan pemberdayaan pemuda di desa. Faisal menunjukkan bahwa salah satu kegiatan konkretnya adalah teknopreneur muda di pedesaan.

"Mereka itu jadi role model peran pemuda di pedesaan. Tahun ini kita tempatkan 79 pemuda sebagai role model di 34 provinsi. Insya Allah tahun 2018 akan kita perluas cakupannya ke banyak kabupaten. Demikian seterusnya hingga tahun 2019, mengoptimalkan penggunaan Dana Desa dari APBN. Setiap Desa diharapkan ada produk atau jasa unggulan karya para sahabat pemuda hebat. Mari kita bangun Indonesia dari pinggiran/Desa," tutup Faisal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X