Demo, Sopir Angkot Sempat "Sweeping" Angkutan Online di Surabaya

Kompas.com - 03/10/2017, 16:12 WIB
Ilustrasi taksi online Ilustrasi taksi online
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Para sopir angkutan umum konvensional yang menggelar demonstrasi di Surabaya, Selasa (3/10/2017), sempat melakukan sweeping terhadap sejumlah angkutan online dan juga angkutan konvensional lainnya yang beroperasi.

"Sementara informasi yang kita dengar sweeping dilakukan oleh para demonstran di perempatan kawasan Kebonrojo Surabaya," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Leonard Sinambela, yang ditemui di kawasan perempatan Kebonrojo Surabaya saat memimpin pengamanan sweeping.

Leonard mengatakan, pihaknya telah menyebar anggota kepolisian untuk mengamankan seluruh wilayah Kota Surabaya dan membubarkan upaya sweeping.

"Khususnya terhadap ancaman sweeping ini telah kami lakukan pengamanan dari wilayah perbatasan Waru, Sidoarjo, sampai ke seluruh wilayah Kota Surabaya," ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan di perempatan Kebonrojo Surabaya sejak pukul 08.00 WIB, para demonstran tak hanya melakukan sweeping terhadap angkutan umum berbasis dalam jaringan (daring).

Mereka juga melakukan sweeping terhadap angkutan umum konvensional yang sedang mengangkut penumpang. Pengemudinya dipaksa ikut demonstrasi dan penumpungnya disuruh turun.

Selain itu, beberapa pengemudi ojek berbasis aplikasi online tampak dihadang dan menjadi sasaran massa demonstran. Polisi tampak sigap segera membukarkan aksi sweeping tersebut.

"Para demonstran ini sudah kami fasilitasi untuk berdemonstrasi menyuarakan haknya di depan Kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan Surabaya. Sudah kami arahkan agar tidak mengganggu ketertiban umum," ucap Leonard.

Ratusan mobil angkutan konvensional tampak sudah diparkir berjajar di depan kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan yang memanjang hingga ke Jalan Indrapura Surabaya sejak pukul 08.00 WIB. Mereka berdemonstrasi menolak keberadaan angkutan umum berbasis daring.

"Semula demonstrasi dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB yang terpusat di depan Kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan Surabaya, tapi diundur dimulai pukul 10.00 WIB," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Lily Djafar.

Menurut dia, Gubernur Jawa Timur Soekarwo telah menjadwalkan untuk menemui para demonstran pada sekitar pukul 13.00 WIB.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mencuri Sawit untuk Beli Beras, Seorang Ibu Divonis 7 Hari Penjara

Mencuri Sawit untuk Beli Beras, Seorang Ibu Divonis 7 Hari Penjara

Regional
Disuruh Jaga Posko Covid-19, PNS Pemkot Surabaya Malah Nyabu di Hotel

Disuruh Jaga Posko Covid-19, PNS Pemkot Surabaya Malah Nyabu di Hotel

Regional
Masjid di Palembang Mulai Diizinkan Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Masjid di Palembang Mulai Diizinkan Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Regional
Hakim Vonis Mati 4 Pengedar Sabu Seberat 41 Kg di Kaltim

Hakim Vonis Mati 4 Pengedar Sabu Seberat 41 Kg di Kaltim

Regional
Tak Masuk Wilayah Prioritas Penerapan New Normal, Ini Penjelasan Gubernur Bali

Tak Masuk Wilayah Prioritas Penerapan New Normal, Ini Penjelasan Gubernur Bali

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Pemkot: Setelah Itu Dikasih Warna Apa Lagi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Pemkot: Setelah Itu Dikasih Warna Apa Lagi?

Regional
Truk Tabrak Tronton di Tol, Sopir Tewas

Truk Tabrak Tronton di Tol, Sopir Tewas

Regional
Belum Putuskan Tahun Ajaran Baru, Surabaya Tunggu Pedoman Resmi Kemendikbud

Belum Putuskan Tahun Ajaran Baru, Surabaya Tunggu Pedoman Resmi Kemendikbud

Regional
Pemkot Banjarmasin Persiapkan 5 Fase Sebelum Terapkan 'New Normal'

Pemkot Banjarmasin Persiapkan 5 Fase Sebelum Terapkan "New Normal"

Regional
Banyak Beredar Hoaks Corona, Gubernur Maluku Imbau Warga Tak Lengah

Banyak Beredar Hoaks Corona, Gubernur Maluku Imbau Warga Tak Lengah

Regional
Rumah Rusak Tertimpa Longsor di Cianjur, Puluhan Warga Mengungsi

Rumah Rusak Tertimpa Longsor di Cianjur, Puluhan Warga Mengungsi

Regional
Bisa Lolos Razia, Ternyata Pedagang Miras Ini Punya Bunker di Bawah Kasur

Bisa Lolos Razia, Ternyata Pedagang Miras Ini Punya Bunker di Bawah Kasur

Regional
Banting Botol Bir di Pendopo Kabupaten, Anggota DPRD Tulungagung yang Ngamuk Diduga Sempat Minum Miras

Banting Botol Bir di Pendopo Kabupaten, Anggota DPRD Tulungagung yang Ngamuk Diduga Sempat Minum Miras

Regional
Bantah Dakwaan KPK, Bupati Nonaktif Sidoarjo: OTT Apa? Uangnya Dibawa Orang Lain

Bantah Dakwaan KPK, Bupati Nonaktif Sidoarjo: OTT Apa? Uangnya Dibawa Orang Lain

Regional
7 ODGJ Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya

7 ODGJ Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X