Kompas.com - 26/09/2017, 06:08 WIB
Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu (23/9). Aktivitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai terpantau normal dan peningkatan status Gunung Agung dari siaga menjadi awas sejak Jumat (22/9) malam belum mempengaruhi lalu lintas penerbangan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/pd/17 ANTARA FOTO/Fikri YusufPesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu (23/9). Aktivitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai terpantau normal dan peningkatan status Gunung Agung dari siaga menjadi awas sejak Jumat (22/9) malam belum mempengaruhi lalu lintas penerbangan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/pd/17
|
EditorSabrina Asril

MAKASSAR, KOMPAS.com - Status Gunung Agung berada di level tertinggi "Awas", AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) membuka posko Crisis Center untuk mengantisipasi erupsi Gunung Agung, di Bali, Senin (25/9/2017).

Posko Crisis Center dipusatkan di kantor MATSC yang masih berada di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulsel.

Pada posko Crisis Center disiagakan pejabat MATSC, BMKG, Otoritas Bandara dan pihak Airlines. Posko Crisis Center ini berfungsi 24 jam untuk terus mengontrol perkembangan aktivitas Gunung Agung. Adapun petugas disiagakan di posko Crisis Center beserta peralatan canggih.

(Baca: Gunung Agung Erupsi, 6 Bandara Siaga Tampung Penerbangan Internasional)

General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama MATSC, Novy Pantaryanto, mengatakan Posko Crisis Center ditujukan sebagai wadah informasi dan komunikasi dalam mengantisipasi dampak erupsi Gunung Agung terhadap lalu lintas penerbangan.

Dari Posko Crisis Center, pihaknya akan mengatur pengalihan rute penerbangan termasuk penyiapan bandara alternatif.

"Posko Crisis Center dari AirNav hanya ada di Makassar dan akan menangani seluruh bandara yang berada di bawah kewenangan AirNav Cabang Utama MATSC. Di bandara lain tetap melakukan operasi rutin, tapi tentunya tetap berada di bawah kendali kita," katanya.

Dalam Posko Crisis Center, Novy mengatakan pihaknya akan melibatkan seluruh pihak terkait mulai dari para pejabat terkait dan supervisor di AirNav Indonesia, BMKG, otoritas bandara dan perwakilan maskapai penerbangan.

(Baca: BNPB Sebut Gejala Erupsi Gunung Agung Kondisinya Mirip Saat 1963)

Menurut dia, posko tersebut akan beroperasi selama 24 jam tatkala Gunung Agung meletus.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X