Kompas.com - 24/09/2017, 20:14 WIB
Pasangan bakal calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid (kiri) dan wakilnya Aziz  Qahar Mudzakkar (kanan) melakukan salam satu hati pada deklarasi dukungan Partai Nasdem terhadap pasangan tersebut di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (14/9/2017). Pasangan bakal calon Gubernur Nurdin Halid-Aziz Qahar (NH-Aziz) diusung oleh Koalisi Partai Golkar dan Partai Nasdem pada Pilgub 2018. ANTARA FOTO/YUSRAN UCCANGPasangan bakal calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid (kiri) dan wakilnya Aziz Qahar Mudzakkar (kanan) melakukan salam satu hati pada deklarasi dukungan Partai Nasdem terhadap pasangan tersebut di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (14/9/2017). Pasangan bakal calon Gubernur Nurdin Halid-Aziz Qahar (NH-Aziz) diusung oleh Koalisi Partai Golkar dan Partai Nasdem pada Pilgub 2018.
|
EditorSabrina Asril

MAKASSAR, KOMPAS.com - Hasil Survei Poltracking Indonesia menunjukkan pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Muzakkar (NH-Aziz) tertinggi dan mengalahkan elektabilitas beberapa bakal paslon lainnya dalam Pilgub Sulsel yang akan digelar 2018 mendatang.

Hasil survei yang bertemakan "Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah dan Trend Elektabilitas Cagub-Cawagub Sulawesi Selatan 2018" dirilis Senior Manajer Riset Poltracking, Arya Budi, di Hotel Ibis, Makassar, Minggu (24/9/2017).

Menurut Arya, pasangan nasionalis-religius ini cenderung lebih unggul dari tiga kandidat pasangan lainnya.

Pasang lainnya yakni  Ichsan Yasin Limpo-Andi Muzakkar (IYL-Cakka), Nurdin Abdullah-Tanribali Lamo, dan Agus Arifin Nu'mang-Aliyah Mustika Ilham.

"Kalau Pilgub Sulsel digelar sekarang, NH-Aziz yang akan terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur. Di mana dalam simulasi, elektabilitas 4 kandidat pasangan yakni NH-Aziz dipilih oleh 19,79 persen responden," ujar Arya.

(Baca: Nasdem-Golkar Berkoalisi Usung Nurdin Halid-Aziz di Pilkada Sulsel)

Bakal paslon dengan elektabilitas kedua yakni IYL-Cakka (17,39 persen), Nurdin Abdullah-Tanribali (16,37 persen), dan Agus-Aliyah (8,95 persen).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika hanya 3 pasangan terunggul pada simulasi Pilgub Sulsel, lanjut Arya, NH-Aziz tetap meraih perolehan tertinggi dengan 22,85 persen keterpilihan publik.

Sementara, IYL-Cakka memperoleh suara sebanyak 19,69 persen dan NA-Tanribali sebanyak 17,14 persen.

"Hal serupa juga terjadi pada simulasi head to head yakni 2 kandidat pasangan antara NH-Aziz dan IYL-Cakka. Elektabilitas NH-Aziz unggul dengan 26,43 persen dan IYL-Cakka 23,79 persen," lanjut Arya.

"Sementara itu, responden yang menjawab tidak tahu/tidak jawab pada ketiga simulasi tersebut berkisar 37,50 persen; 40,32 persen; dan 49,78 persen," kata Arya lagi.

Arya mengungkapkan, pasangan NH-Azis elektabilitasnya tertinggi lantaran mesin politik yang dikendarainya yakni Partai Golkar. Partai Golkar di Sulsel memiliki basis kuat dengan 18 kursi di DPRD Sulsel.

"Eletabilitas NH-Azis tertinggi karena partai yang dikendarainya. Kedua, personal branding dan perguliran isu di media. Hal tersebut juga turut meningkatkan tren keterpilihan pasangan NH-Aziz hingga saat ini," tandasnya.

Survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 10 hingga 17 Agustus lalu dengan jumlah 800 responden yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Sulawesi Selatan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin error +/- 3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.