Kompas.com - 20/09/2017, 13:51 WIB
Bupati Tasikmalaya yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Uu Ruzhanul Ulum, saat bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (5/9/2017) siang. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIBupati Tasikmalaya yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Uu Ruzhanul Ulum, saat bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (5/9/2017) siang.
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com -  Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum mengaku memiliki hasrat cukup besar untuk bisa berpasangan dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. 

Harapan tersebut dikatakan Uu seusai menandatangani nota kesepahaman kerja sama hibah piranti lunak penunjang kota pintar alias smart city di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kota Bandung, Selasa (19/9/2017) malam.  

"Saya berharap bisa disandingkan dengan beliau oleh DPP (PPP)," ucap Uu. 

Uu menjelaskan alasan mengapa dirinya begitu ngebet berpasangan dengan Ridwan Kamil. Itu karena potensi kemenangan yang cukup tinggi di Pilkada Jawa Barat 2018.

(Baca juga: Di Sela Acara Resmi, Bupati Tasik Kembali Dekati Ridwan Kamil untuk Pilkada Jabar)

 

"Beliau sudah populer, program beliau oke. Karena itu saya berharap bisa disandingkan dengan beliau," ungkapnya.  

Uu menambahkan, pertemuannya dengan Ridwan Kamil untuk membahas Pilkada Jawa Barat terbilang cukup intensif. Bahkan, dia mengaku sudah bertemu lebih dari 10 kali dengan orang nomor satu di Kota Bandung itu.

"Yang jelas saya paling intensif dengan beliau," ujarnya.

Meski sudah cukup dekat, Uu mengatakan, keputusan apakah dirinya akan disandingkan dengan Ridwan Kamil hingga saat ini masih belum pasti, menunggu titah dari DPP PPP.  

"Pertemuan memang sudah tidak terhitung. Tapi saya tidak bisa mengatakan pasti atau tidak dengan Ridwan Kamil," ucapnya. 

(Baca juga: Uu Ruzhanul Ulum Pede Dampingi Ridwan Kamil di Pilkada Jabar)

 

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku terbuka dengan siapapun yang ingin menjalin komunikasi politik dengan dirinya. 

"Kalau mau bergabung dengan saya harus bisa meyakinkan koalisi. Problemnya koalisinya belum terbentuk. Saya sangat terbuka dengan siapapun yang tertarik membangun dengan visi misi yang sama, saya welcome," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X