Kompas.com - 30/08/2017, 12:53 WIB
Wali Kota Bogor, Bima Arya seusai menghadiri peresmian The Yudhoyono Institute di Djakarta Theater, Kamis (10/8/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraWali Kota Bogor, Bima Arya seusai menghadiri peresmian The Yudhoyono Institute di Djakarta Theater, Kamis (10/8/2017).
|
EditorReni Susanti

BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengambil keputusan untuk tidak maju dalam pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilkada) Jawa Barat 2018.

Bima mengaku, saat ini dirinya ingin lebih fokus menata Kota Bogor. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Kalau saya maju (Pilkada Jabar) itu meninggalkan gelanggang. Otomatis harus berkampanye, melobi, segala macam," ucap Bima, di Gedung Kemuning Gading, Balai Kota Bogor, Rabu (30/8/2017).

Bima menambahkan, saat ini dirinya ingin menuntaskan pekerjaanya sebagai wali kota dengan baik. Sebab masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi seperti masalah sosial, kemacetan, dan infrastruktur.

(Baca juga: Ridwan Kamil Pilih Bima Arya, Desy Ratnasari Fokus di DPR RI)

 

"Saat ini pikiran, hati, jiwa raga saya masih di Bogor. Tidak mungkin saya menduakan (Bogor) sekarang. Masih banyak PR-nya," kata Bima.

Ia sangat menghormati proses komunikasi politik dari pimpinan partai di Jawa Barat yang menurutnya masih sangat dinamis. Ia pun setuju atas apa yang disampaikan oleh pimpinan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Artinya tidak bisa memaksakan. Partai tidak bisa memaksakan, dengan Kang Emil juga tidak bisa dipaksakan. Proses ini masih panjang dan dinamis, memerlukan konsentrasi lah. Hari ini saya akan komunikasi dengan Kang Emil dan PAN," tutur dia.

Nama Bima Arya mencuat setelah dirinya diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) untuk dicalonkan sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Ridwan Kamil.

Pasangan Ridwan Kamil-Bima Arya semakin menguat dalam Rakernas PAN yang digelar di Bandung beberapa hari lalu. 

Kompas TV Survei Elektabilitas Jelang Pilkada Jabar 2018
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.