Kompas.com - 26/08/2017, 16:15 WIB
|
EditorIcha Rastika

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Api yang membakar hutan pinus di kawasan Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, sejak Jumat (25/8/2017) belum berhasil dipadamkan petugas pada Sabtu (26/8/2017).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Apriadi, menyampaikan bahwa diperkirakan siang ini api sudah membakar 50-an hektare hutan tersebut.

"Termasuk sebagian kebun-kebun masyarakat, meski api sedikit mengecil, tetapi belum bisa dipadamkan,” kata Apriadi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

(Baca juga: Enam Provinsi Tetapkan Status Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan)

Penyebab kebakaran yang terjadi mulai Jumat pukul 17.00 itu belum diketahui. Menurut Apriadi, tim terpadu yang terdiri dari TNI/Polri, BPBD, dan masyarakat, belum bisa mencapai lokasi kebakaran karena medan yang sulit dan jarak yang lumayan jauh.

Adapun jarak lokasi kebakaran dari kaki gunung kawasan Gampong Beungga sekitar 15 kilometer melewati hutan belantara.

“Tim terpadu terus siaga di kaki gunung Gampong Beungga, sambil terus memantau pergerakan api, yang bisa saja mengancam kawasan pemukiman, namun juga terus melakukan pergerakan menuju lokasi untuk memadamkan api,” ujar Apriadi.

Ia juga mengaku sudah mengontak pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Jakarta. Ia melaporkan kondisi lapangan dan meminta bantuan pemadaman dari udara menggunakan helikopter.

Sementara itu, pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh menyatakan, berdasarkan hasil deteksi satelit, ada tiga titik panas di wilayah Aceh.

Menurut Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Blang Bintang Zakaria, ketiga titik panas ini terdeteksi satelit Terra dan Aqua berada di dua kabupaten di Aceh, yakni wilayah pesisir barat dan wilayah tengah.

Zakaria mengatakan, dua titik panas terdeteksi di Aceh Barat dengan koordinat pada dua kecamatan, yakni Johan Pahlawan dan Sama Tiga.

(Baca juga: Kebakaran Hutan di Ogan Ilir, Asap Mulai Ganggu Warga)

Sementara itu, satu titik panas lainnya terpantau berada di wilayah Aceh Tengah dengan posisi koordinat di Kecamatan Silihnara.

BMKG juga mengingatkan, wilayah Aceh perlu mewaspadai kemunculan titik panas akibat meningkatnya intensitas cuaca kering selama musim kemarau yang mudah memicu kebakaran hutan serta lahan. 

Kompas TV Kebakaran terjadi pada Senin dini hari. Kebakaran baru padam setelah 10 unit pemadam dikerahkan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.