Penuh Rokok dan Jamu Obat Kuat, 8 Koper Jemaah Haji Disita

Kompas.com - 13/08/2017, 19:49 WIB
Ilustrasi jemaah haji TRIBUNNEWS/HENDRA GUNAWANIlustrasi jemaah haji
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Delapan koper jemaah calon haji asal Kabupaten Probolinggo disita oleh petugas Panitia Penyelengara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya karena berisi rokok, suplemen dan beberapa bungkus jamu obat kuat.

Barang-barang yang tidak dibolehkan oleh aturan penerbangan internasional itu terdeteksi petugas saat melalui pemindaian sinar X ketika rombongan calon haji ini memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Minggu (13/8/2017).

"Delapan calon haji yang seluruh kopernya berisi rokok, suplemen dan beberapa bungkus jamu obat kuat ini kebetulan berasal dari daerah yang sama, yaitu Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo Santoso.

Jumlah calon haji dari ini adalah 794 orang yang tergabung dalam kelompok terbang 51 dan 52, Embarkasi Surabaya.  Setelah hari ini memasuki Asrama Haji Sukolilo, mereka akan terbang ke Tanah Suci esok Senin.

(Baca juga: Seorang Perempuan Ditangkap Saat Mencopet dari Jemaah Haji)

Santoso meminta maaf kepada delapan calon haji bahwa koper yang dibawanya berisi barang-barang yang dilarang oleh aturan penerbangan internasional.

"Padahal sudah sering kami sosialisasikan pada saat beberapa kali manasik tentang batasan sejumlah barang yang diperbolehkan dalam penerbangan internasional," kata Santoso.

Santoso khawatir rokok, suplemen dan obat kuat dalam delapan koper calon haji itu akan dijual di Saudi.

"Padahal sudah sering kali kami ingatkan bahwa niat kami berangkat ke tanah suci adalah untuk beribadah, bukan berbisnis," kata Santos.

Muradin, salah seorang calon haji Kabupaten Probolinggo yang seluruh isi kopernya berisi rokok, mengaku membawanya untuk dirinya sendiri selama di Tanah Suci. Muradin mengaku sudah menimbang berat kopernya di rumah.

"Saya sudah mengikuti aturan seperti yang telah disosialisasikan, yaitu membawa barang tidak lebih dari 30 kilogram," tuturnya.

"Sampai di sini kok disita semua barang-barangnya. Sekarang saya membawa koper kosongan, berangkat ke Mekkah tidak bawa apa-apa," kata dia.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tahanan Polsek Sukarami Palembang Kabur, Jebol Plafon, Dibantu Istri dan Keponakan

5 Tahanan Polsek Sukarami Palembang Kabur, Jebol Plafon, Dibantu Istri dan Keponakan

Regional
Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Regional
105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

Regional
Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Regional
Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Regional
Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Regional
Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Regional
Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Regional
Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Regional
Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Regional
Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Regional
Kisah Maria 'Sang Dokter Rimba', Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Kisah Maria "Sang Dokter Rimba", Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Regional
Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X