Ruangannya Digeledah KPK, Wakil Wali Kota Malang Mengaku Tak Tahu Terkait Kasus Apa - Kompas.com

Ruangannya Digeledah KPK, Wakil Wali Kota Malang Mengaku Tak Tahu Terkait Kasus Apa

Kompas.com - 09/08/2017, 15:57 WIB
Ruang kerja Wali Kota Malang M Anton yang ada di lantai dua Balai Kota Malang dijaga polisi dan anggota Satpol PP Kota Malang saat digeledah penyidik KPK, Rabu (9/8/2017)KOMPAS.com / Andi Hartik Ruang kerja Wali Kota Malang M Anton yang ada di lantai dua Balai Kota Malang dijaga polisi dan anggota Satpol PP Kota Malang saat digeledah penyidik KPK, Rabu (9/8/2017)

MALANG, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan penggeledahan mengambil dan memfoto setiap berkas yang ada di dalam ruangannya.

"Apa yang ada di ruangan diambil semua, dilihat, difoto," katanya, Rabu (9/8/2017).

Meski berada di ruangan bersama tim penyidik yang tengah melakukan penggeledahan, Sutiaji mengaku tidak diperiksa. "Tidak ditanya apa - apa," katanya.

Sutiaji mengaku tidak mengetahui kasus apa yang sedang diselidiki penyidik KPK. "Tidak tahu," katanya.

Baca juga: Wawali Kota Malang Datangi Ruang Kerjanya yang Sedang Digeledah KPK

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah ruang kerja di Balai Kota Malang. Termasuk ruang kerja Wali Kota Malang M Anton dan Wakil Wali Kota Malang Sutiaji.

Saat ini, tim penyidik KPK sudah pindah ke ruang Asisten Administrasi Pembangunan dan Asisten Administrasi Umum. Informasi di lokasi, Wali Kota Malang M Anton saat ini tengah berada di ruang kerjanya yang digeledah penyidik KPK.


EditorErlangga Djumena

Terkini Lainnya

Warga Siapkan Minuman dan Camilan Tradisional di Lintasan Borobudur Marathon 2018

Warga Siapkan Minuman dan Camilan Tradisional di Lintasan Borobudur Marathon 2018

Regional
Perindo: Kami Yakin Kalau Pak Jokowi Terbang, Partai Koalisi Akan Terbang

Perindo: Kami Yakin Kalau Pak Jokowi Terbang, Partai Koalisi Akan Terbang

Nasional
 5 BERITA POPULER NUSANTARA: Turis Rusia yang Telantar hingga Harimau Terjebak di Lorong Pasar

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Turis Rusia yang Telantar hingga Harimau Terjebak di Lorong Pasar

Regional
SBY: Rakyat Ingin Dengar Kebijakan dan Program Prabowo-Sandi

SBY: Rakyat Ingin Dengar Kebijakan dan Program Prabowo-Sandi

Nasional
5 Berita Populer: Pulang dari Bromo Turis Rusia Tidur di Kuburan hingga Matahari Buatan China

5 Berita Populer: Pulang dari Bromo Turis Rusia Tidur di Kuburan hingga Matahari Buatan China

Regional
Listrik Sulselrabar Padam, 3 Lokasi Kebakaran di Makassar

Listrik Sulselrabar Padam, 3 Lokasi Kebakaran di Makassar

Regional
Akui Dana Kampanye Menipis, Sandiaga Yakin Hal Itu Tidak Menjadi Kendala

Akui Dana Kampanye Menipis, Sandiaga Yakin Hal Itu Tidak Menjadi Kendala

Nasional
Timses Jokowi Setuju KPU Perpanjang Waktu Pemutakhiran DPT

Timses Jokowi Setuju KPU Perpanjang Waktu Pemutakhiran DPT

Nasional
Teka-teki Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Menemukan Titik Terang

Teka-teki Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Menemukan Titik Terang

Megapolitan
 Satu Keluarga Korban Pembunuhan  di Bekasi Dimakamkan di Kampungnya

Satu Keluarga Korban Pembunuhan di Bekasi Dimakamkan di Kampungnya

Regional
KPK Imbau Satu Tersangka Kasus Gratifikasi Dermaga Sabang Menyerahkan Diri

KPK Imbau Satu Tersangka Kasus Gratifikasi Dermaga Sabang Menyerahkan Diri

Nasional
Berita Populer: Jika AS Perang Lawan Rusia dan China, Saudi Akui Khashoggi Dimutilasi

Berita Populer: Jika AS Perang Lawan Rusia dan China, Saudi Akui Khashoggi Dimutilasi

Internasional
KPK Cari Pihak Lain yang Bertanggung Jawab terkait Kasus Bank Century

KPK Cari Pihak Lain yang Bertanggung Jawab terkait Kasus Bank Century

Nasional
Hujan Disertai Angin Kencang Akan Landa Jaksel dan Jaktim Hari Ini

Hujan Disertai Angin Kencang Akan Landa Jaksel dan Jaktim Hari Ini

Megapolitan
Opsi KPU untuk Jalan Tengah Polemik Pencalonan OSO sebagai Anggota DPD

Opsi KPU untuk Jalan Tengah Polemik Pencalonan OSO sebagai Anggota DPD

Nasional

Close Ads X