Kompas.com - 21/07/2017, 13:02 WIB
Anggota satuan Resmob Bima saat mengamankan barang bukti ratusan papan pil koplo, Jumat (21/7/2017) KOMPAS.com/SyarifudinAnggota satuan Resmob Bima saat mengamankan barang bukti ratusan papan pil koplo, Jumat (21/7/2017)
|
EditorReni Susanti

BIMA, KOMPAS.com - MD (31) warga Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), harus mendekam dalam sel tahanan Mapolres Bima.

Lelaki yang berprofesi sebagai guru honorer di salah satu SMK di Kecamatan Woha ini kedapatan memiliki dan mengedarkan pil koplo.

“MD ditangkap anggota Resmob karena diduga sebagai pengedar pil koplo jenis tramadol,” ungkap Kapolres Bima, AKBP Eka Fatur Rahman SIK kepada wartawan, Jumat (21/7/2017).

Eka menjelaskan, tertangkapnya MD berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan pengiriman paket obat-obatan melalui bus angkutan umum.

(Baca juga: Nyambi Jadi Kurir Sabu, Seorang Sipir Lapas Diamankan)

 

Mendapat informasi itu, polisi meghentikan bus tujuan Sumbawa yang dicurigai membawa obat tersebut di perempatan Jalan Dusun Godo, Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, sekitar pukul 07.30 Wita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan paketan berupa dua kardus berisi obat-obatan.

“Begitu bus itu tiba langsung dicegat dan diperiksa, kemudian didapat dua kardus berisi ratusan papan pil tramadol yang disimpan pada bagian pintu belakang bus,” ujar Eka.

Petugas langsung melakukan pelacakan dan berhasil mengantongi identintas pemilik obat-obatan yang kerap disalahgunakan itu. Hingga akhirnya ia meringkus MD di perumahan SDN Samili dan menggelandangnya ke Mapolres Bima untuk diperiksa.

“Saat ini pelaku bersama barang bukti telah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.

(Baca juga: Polisi Sita 14.090 Butir Pil Koplo yang Dikubur di Halaman Rumah)

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, MD mengakui perbuatanya. Rencananya, barang haram itu akan dikirim ke Kabupaten Sumbawa untuk diedarkan.

"Saat diperiksa, dia sudah dua kali mengirim obat-obatan tersebut ke Kabupaten Sumbawa melalui bus angkutan umum,” pungkasnya. 

Kompas TV Narkoba Sabu Ini Diselundupkan Pakai Pisang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.