Main Judi di Rumah Kontrakan, Anggota DPRD Ditangkap

Kompas.com - 18/07/2017, 13:24 WIB
Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT Kombes Yudi Sinlaeloe (kiri) Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast (kanan) saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan terkait penangkapan kasus judi yang melibatkan Anggota DPRD Kota Kupang, Selasa (18/7/2017) KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereDirektur Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT Kombes Yudi Sinlaeloe (kiri) Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast (kanan) saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan terkait penangkapan kasus judi yang melibatkan Anggota DPRD Kota Kupang, Selasa (18/7/2017)
|
EditorCaroline Damanik

KUPANG, KOMPAS.com - Anggota DPRD Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial RK ditangkap aparat Kepolisian Daerah NTT karena kedapatan bermain judi.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT Kombes Yudi Sinlaeloe mengatakan, RK ditangkap bersama tiga pelaku lainnya di rumah kontrakan milik Beni Sinlaeloe di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

"RK bersama tiga orang yakni berinisial PEM alias BM, BN dan RN ditangkap tadi malam sekitar pukul 19.00 Wita, karena bermain judi kartu Samgong," kata Yudi saat menggelar jumpa pers si Mapolda NTT, Selasa (18/7/2017).

Kejadian itu, lanjut Yudi, bermula ketika tim pemberantasan judi mendapat informasi dari masyarakat bahwa empat pelaku ini diduga sedang asyik bermain judi kartu Samgong dirumah kontrakan BN.

(Baca juga: Anggota DPRD Tepergok Mesum dengan Gadis 17 Tahun di Mobil Dinasnya)

Atas dasar laporan itu, tim kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan setelah turun ke lapangan, ternyata empat orang itu sedang bermain judi sehingga langsung dilakukan penangkapan.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti yang berada di atas meja yang digunakan untuk bermain judi yakni uang Rp 4 juta dan kartu.

Polisi kemudian membawa para tersangka beserta barang bukti serta lima orang saksi yang ikut menonton, ke Mapolda NTT untuk diperiksa dan diproses secara hukum.

Lima saksi itu, tiga di antaranya adalah anggota polisi dan dua orang lainnya adalah pegawai swasta dan mahasiswa.

"Mereka ini berteman dan dalam permainan judi ini, taruhannya paling kecil Rp 50.000. Salah satu pelaku BM sebelumnya pada Bulan April 2016 pernah tertangkap dalam kasus judi kupon putih dan sempat divonis penjara selama tujuh bulan," tutur Yudi.

Terhadap empat pelaku ini, karena hanya dikenakan pasal 303 bis ayat 1 ke 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukumannya 4 tahun penjara, sehingga tidak ditahan tapi hanya dikenakan wajib lapor.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jerinx Ajukan Banding atas Vonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara

Jerinx Ajukan Banding atas Vonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara

Regional
Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X