Kompas.com - 16/07/2017, 21:53 WIB
Dadang mengenakan kopiah saat menceritakan hidupnya di Kota Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung. kompas.com/heru dahnurDadang mengenakan kopiah saat menceritakan hidupnya di Kota Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung.
|
EditorAmir Sodikin

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Warga yang hidup dalam kondisi miskin masih ditemukan di Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Salah satunya, keluarga Dadang yang harus hidup sekeluarga menumpang di sebuah kamar yang hanya berukuran tiga kali empat meter.

Dadang (55) sebagai kepala keluarga, kini harus berjuang menghidupi dua anak lelakinya dan satu bocah perempuan yang merupakan cucunya. Istrinya telah meninggal sejak supuluh tahun silam.

Rumah yang ditinggalinya saat ini di Jalan Koba Pangkal Pinang, merupakan rangkaian petak ruko milik majikan tempat Ia bekerja sebagai petugas jaga.

Seluruh tanggungjawab dipikul Dadang, setelah anaknya yang sulung yang merupakan ibu dari cucu perempuannya pergi bekerja sebagai tenaga kerja wanita di Malaysia. Sejak dua tahun terakhir tak ada lagi kabar beritanya dari perantauan.

“Cucu kami urus sendiri sejak umur dua bulan. Ibunya ke Malaysia, sedangkan bapaknya pergi entah kemana sejak mereka bercerai,” ujar Dadang, Minggu (16/7/2017).

Jadilah Dadang yang di usia senjanya harus memikul tanggung jawab menghidupi semua anggota keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai petugas jaga malam, Ia hanya menerima Rp 500.000 per bulan. Namun rasa syukur tetap dipanjatkan, karena majikannya bersedia memberi tumpangan tempat tinggal.

Demi mencari penghasilan tambahan, Dadang pun siang harinya bekerja sebagai kuli kebun lada yang dibayar Rp 400.000 per bulannya.

Dengan penghasilan yang terbatas Dadang berusaha agar bisa menyekolahkan anak-anaknya. Kedua anak laki-lakinya kini telah berada di bangku SMP dan SMA. Sementara cucunya sudah mulai belajar di taman kanak-kanak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.