Kompas.com - 14/07/2017, 23:27 WIB
Polisi melakukan olah TKP rumah ter‎duga pemilik bom panci ‎Agus Wiguna (22) y‎ang meledak di rumah kontrakannya di Kampung Kubang Bereum RT 7 RW 11 Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Sabtu (8/7/2017) ‎sekitar pukul 15.30 WIB.  KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANAPolisi melakukan olah TKP rumah ter‎duga pemilik bom panci ‎Agus Wiguna (22) y‎ang meledak di rumah kontrakannya di Kampung Kubang Bereum RT 7 RW 11 Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Sabtu (8/7/2017) ‎sekitar pukul 15.30 WIB. 
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Setelah menangkap tiga orang terduga teroris pasca-ledakan bom panci di kontrakan milik AW (22) di Kampung Kubang Bereum, Sekejati, Buahbatu, Kota Bandung, Saabtu (8/7/2017) lalu, polisi kembali menangkap seorang terduga teroris lainnya yang masih satu kelompok dalam sel-sel baru jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.

Polda Jawa Barat bersama Densus 88 menangkap seorang pria terduga teroris bernama Ramlan Suryadi alias Harlan alias Sayip (24) di Dusun Gadog, Desa Kosambi, Kecamatan Cipunagara, Subang, Jawa Barat pada Kamis (13/7/2017).

"Dia mengetahui perencanaan dan pembuatan bom panci yang dilakukan oleh Agus Wiguna yang akan diledakkan di rumah makan di Astana Anyar, kafe di Jalan Braga, dan gereja di Buahbatu," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus melalui ponselnya, Jumat (14/7/2017).

Baca juga: Densus 88 Kembali Tangkap Seorang Terduga Teroris Terkait Bom Panci

Setelah melakukan penangkapan, polisi menggeledah rumah kontrakan yang disewa Harlan di Jalan Sadang, RT 03 RW 04, Desa Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jumat sore. 

"Barang bukti yang diamankan adalah sejumlah senjata tajam, beberapa buku ajaran agama, KTP kedua orangtua dan handphone," sambungnya. 

Dengan ditangkapnya Harlan, jumlah terduga teroris terkait ledakan bom panci di Buahbatu kini sudah mencapai 5 orang. Diduga masih ada terduga teroris lainnya yang masih bebas berkeliaran. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selanjutnya tersangka dibawa ke Bandung untuk menangkap tersangka teror lainnya," tandas Yusri.

Baca juga: Terduga Teroris di Buahbatu Bandung Diduga Beraksi Sendiri

Kompas TV Pasca-ledakan bom panci di Buah Batu, Bandung, Jawa Barat, polisi terus melakukan pengembangan jejaring pelaku teror.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.