Densus 88 Kembali Tangkap Seorang Terduga Teroris Terkait Bom Panci - Kompas.com

Densus 88 Kembali Tangkap Seorang Terduga Teroris Terkait Bom Panci

Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana
Kompas.com - 14/07/2017, 16:53 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menunjukkan barang bukti yang disita dari rumah kontrakan terduga teroris.KOMPAS.com/Putra Prima Perdana. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menunjukkan barang bukti yang disita dari rumah kontrakan terduga teroris.

BANDUNG, KOMPAS.com- Polda Jawa Barat bersama Densus 88 kembali menangkap satu orang pria terduga teroris bernama AR (25) di Jalan Bandir, Desa Manggungharja, Kecamaatan Ciparay, Kabupaten Bandung pada Kamis (13/7/2017).

AR adalah salah satu terduga teroris yang masih satu kelompok dengan terduga teroris AW (22).

AW adalah terduga teroris pemilik bom panci yang secara tidak sengaja meledak di rumah kontrakannya sendiri di Kampung Kubang Bereum, Sekejati, Buah Batu, Kota Bandung pekan lalu. 

"Diduga kuat terlibat bom panci Buahbatu," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (14/7/2017).

Lebih lanjut Yusri menambahkan, AR juga ikut membantu dalam proses perakitan bom panci yang meledak di rumah kontrakan AW. 

"Dia yang akan melakukan amaliah di daerah Bandung," ungkapnya. 

Baca juga: Terduga Teroris Buah Batu Pernah Mencoba Ledakkan Bom 1,5 Kg di Restoran

Dengan ditangkapnya AR, total terduga teroris terkait ledakan bom di Buah Batu Kota Bandung kini menjadi 4 orang.

Sebelumnya diberitakan,  seorang terduga teroris kembali ditangkap Densus 88 pada Selasa (11/7/2017) malam.

Seorang pria berinisial A ini diduga terkait dengan pemilik bom panci AW (22) yang meledak di rumah kontrakan miliknya, Jalan Kubang Bereum, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, pada Sabtu (8/7/2017) lalu. 

Sebelum A ditangkap, satu terduga teroris lainnya yang masih berinisial QO juga ditangkap di Tasikmalaya pada hari yang sama. 

"A ini diamankan di wilayah Kota Bandung, tadi malam," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu (12/7/2017).

Yusri menambahkan, hingga saat ini masih diselidiki peran dari A dalam hubungannya dengan AW. Sementara QO telah diketahui sebagai teman dekat AW. 

"Yang kita amankan di Tasikmalaya kemarin, dia dari awal sudah mengetahui bahwa AW belajar merakit bom panci dan tahu mengenai rencana peledakkan bom beberapa tempat di Kota Bandung," terangnya.

AW bersama dua orang lainnya yang berhasil diamankan Tim Densus 88 menurut Yusri adalah cikal bakal sel - sel baru Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bandung. Ketiganya tidak memiliki hubungan dengan peristiwa bom Cicendo.

"Jadi memang berbeda dengan JAD Bandung Raya seperti kasus teror bom Cicendo kemarin. Kalau mereka ini masih belajar dengan menggunakan internet, menanamkan doktrin kebencian sendiri hingga merakit bom juga belajar sendirian," sebutnya.

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap di Tasik Berjualan Bubur di Buah Batu

Kompas TV Pasca-ledakan bom panci di Buah Batu, Bandung, Jawa Barat, polisi terus melakukan pengembangan jejaring pelaku teror.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Putra Prima Perdana
EditorErlangga Djumena
Komentar

Close Ads X